oleh

Pelindo 1 Sukses Tuntaskan Pengembangan Pelabuhan Sibolga

Inimedan.com-Belawan.

Pengembangan Pelabuhan Sibolga, di Propinsi Sumatera Utara, akhirnya tuntas dikerjakan oleh PT Pelabuhan Indonesia I (Persero), atau Pelindo I, keseluruhan pengerjaan meliputi pegembangan dermaga multipurpose dengan panjang keselurahan mencapai 153 meter, pembangunan container yard, perkuatan dermaga, trestle dan breasting dolpin, pemasangan crane dermaga (fix crane), penataan terminal penumpang serta perluasan dermaga ferry 400 m2.

Pengembangan Pelabuhan Sibolga secara keseluruhan sudah mencapai 100 persen, Pelindo 1 telah menyelesaikan pengembangan Pelabuhan Sibolga yang merupakan salah satu program pemerintah. Kami telah menyelesaikan perluasan Dermaga Multipurpose, pembangunan Container Yard, perluasan dermaga ferry, serta revitalisasi terminal penumpang & pembangunan skybridge dengan panjang 150 meter yang menghubungkan dermaga ferry dengan terminal penumpang, ujar SVP Corporate Secretary Pelindo 1, M. Eriansyah. Kamis (7/2).

“Tahun 2016 lalu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo hadir secara langsung melakukan peresmian ground breaking pengembangan Pelabuhan Sibolga dan akan dilaunching pada tahun ini, maka dengan rampungnya pengembangan tersebut, kinerja pelayanan kepelabuhanan di Pelabuhan Sibolga terus menunjukkan peningkatan baik dari segi kualitas maupun kuantitas”, ucap  M. Eriansyah.

Jelasnya, sebagai Pelabuhan pengumpul, Pelabuhan Sibolga telah dilengkapi dermaga Multipurpose dengan panjang keseluruhan 153 meter yang memiliki panjang tambatan 296 meter yang mampu disandari empat kapal sekaligus dan luas lapangan penumpukan 6.000 m2 yang dapat menampung petikemas hingga 18.000 box/tahun atau 20.000 teus/tahun. Untuk menunjang kualitas dan kecepatan pelayanan bongkar muat, Pelabuhan Sibolga juga didukung dengan peralatan bongkar muat berupa 1 unit Fix Crane. Pungkasnya.

Terpisah, salah seorang pengguna jasa dari PT Mujur Timber yang mendukung pengembangan Pelabuhan Sibolga mengatakan,

dengan pengembangan Pelabuhan Sibolga ini maka akan mampu menekan biaya logistik di mana arus barang yang melewati Pelabuhan Sibolga semakin meningkat. Peningkatan kinerja pelayanan juga terlihat dari peningkatan arus barang dimana jumlah bongkar muat peti kemas tahun 2018 mencapai 7.105 TEUs meningkat dibandingkan periode tahun 2017 sebesar 6.739 TEUs. Ucapnya.

Informasi lainnya yang berhasil dihimpun wartawan ini menyebutkan, untuk layanan penumpang, jumlah total penumpang yang memanfaatkan jasa pelabuhan selama tahun 2018 mencapai 73.085 orang, meningkat 34,80% jika dibanding tahun 2017 sebesar 54.215 orang dan pengembangan Pelabuhan Sibolga juga dirasakan manfaatnya oleh para pengguna jasa

Dampaknya, akibat banyaknya pengembangan yang dilakukan di Pelabuhan Sibolga semakin dirasakan manfaatnya kepada para pemgguna jasa.

“Penataan Terminal Penumpang Pelabuhan Sibolga yang mengusung konsep modern dengan sentuhan etnik diharapkan mampu menjadi icon baru bagi Kota Sibolga serta dapat menjadi pintu gerbang dalam mendukung peningkatan potensi sektor kepariwisataan terutama di Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Nias dan daerah disekitarnya”, ujar Eriansyah.

Pelabuhan Sibolga, sambung Eriansyah,  juga diharapkan dapat menjadi simpul bagi sentra produksi/industri dan hasil tambang, transportasi dan logistik di kawasan pantai Barat Sumatera Utara.

“Pengembangan kapasitas layanan Pelabuhan Sibolga yang kami lakukan ini merupakan wujud dukungan kami atas visi Nawacita serta konsep membangun dari pinggiran yang ditetapkan Pemerintah. Kami optimistis, ke depan, Pelabuhan Sibolga mampu membawa multiplier effect yang luar biasa bagi perekonomian sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara khususnya dan Indonesia bagian Barat,” tutup M. Eriansyah. (TP)

 

 

 

Komentar

News Feed