oleh

Kepala DLH;  Belum Substansi Surat, Pohon Pelindung Jalan Di Tumbangi Oknum

inimedan.com Batu Bara
Foto : Pohon kayu pelindung jalan yang telah gundul di daerah, Simpang Sei Bajangkar, Kec. Datuk Tanah Datar, Kab. Batu Bara, Rabu (16/6/2021), (RI).
Penumbangan pohon pelindung jalan di daerah Sei Bajangkar, Kec. Datuk Tanah Datar, Kab. Batu Bara, Rabu (16/6), menuai sejuta tanya?. Pasalnya pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kab. Batu Bara yang di pimpin oleh, Azhar, mengaku kalau pihaknya kini telah menyurati Kepala Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional-I, serta Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Provinsi Sumatera Utara, dengan tujuan agar pihaknya dapat menumbangi pohon pelindung jalan baik yang ada di jalan Nasional maupun yang ada di jalan Provinsi di Kab. Batu Bara karena dianggap berada di jalur Sutet.
Sayang apa hendak di kata, pihak DLH Kab. Batu Bara yang belum memegang izin yang di keluarkan oleh kedua Instansi yang berwewenang tersebut, ternyata pihak DLH seolah harus menepuk keningnya kali ini di karena mengetahui pohon pelindung jalan yang ada dijalan Nasional tersebut atau yang tepatnya berada di sepanjang Jalan Lintas Sumatera Utara (Jalinsum) Sei Bajangkar itu telah di tumbangi oleh pihak yang menurut informasinya adalah oknum yang di perbantukan oleh Bupati Batu Bara “katanya” atau orang yang telah mendapat izin dari Bupati untuk membantu DLH kab. Batu Bata tersebut dalam menumbangi pohon pelindung jalan yang ada.
“karena yang namanya Balai Jalan Nasional itu kan dia itu punya UPT Tanjung Balai, jadi aku kirim (Surat) nya ke Tanjung Balai, nanti konsep surat Tanjung Balai itulah di kirim lagi ke-Provinsi, tidak serta merta surat balasan itu apa…!!, atas dasar itulah kita minta Aspis SPT tadi dari Pak Bupati”, ungkap Kepala DLH kepada media ini seolah menjelaskan tentang adanya Surat Perintah Tugas (SPT) yang telah di keluarkan oleh Bupati Batu Bara itu tadinya.
Informasi di himpun media ini, pihak DLH Kab. Batu Bara yang kini telah mengakui tentang belum adanya Substansi Surat tersebut, kini di ketahui bahwa pihaknya telah menarik anggota-anggotanya yang bekerja di lapangan untuk menumbangi pohon pelindung jalan, yang semula diketahui bahwa karena adanya “campur tangan dari pihak lain” dan diduga oleh DLH Kab. Batu Bara mencoba untuk merusak nama baik dari Kepala DLH itu sendiri.
“secara institusi kan aku udah menjalankan perintah!!, tetapi perintah pak Bupati yang ku jalankan digunakan oleh orang lain, kan gitu.., kayu itu di manfaatkan untuk kebutuhan Pemkab, Pemkab yang ngolah, kalaupun itu nanti kayu itu dijual., itu udah jadi sumber pemasukan, PAD”,tegas Azhar.
Terkait tindakan yang telah dilakukan oleh oknum yang katanya telah mendapat izin dari Bupati Batu Bara untuk menumbangi pohon kayu pelindung jalan, Kepala DLH saat ditanya terkait hal tersebut mengakui bahwa tindakan yang dilakukan oleh oknum tersebut itu salah dan diluar dari kewenangan Kepala DLH saat ini.
“diluar dari kewenangan, karena menjual itu tidak boleh”. Tetapi, saat ditanya media ini terkait apakah Kepala DLH mengetahui bahwa adanya dugaan pihak oknum telah menjual jenis kayu yang telah ditumbangi itu, Azhar menjawab, “ngak tau aku”. Ungkap Azhar.
Dalam hal yang lain, pihak DLH Kab. Batu Bara juga menjelaskan bahwa pihaknya dalam menjalankan tugas terkait penumbangan pohon pelindung jalan itu, pihaknya telah memiliki dasar kuat dalam menjalankan tugas-tugasnya, yaitu tentang adanya SPT dari Bupati Batu Bara tersebut.
“cuma surat kita itu sudah ada, dasar kita bekerja itu adalah perintah Pak Bupati, makanya kita sekarang berhentikan dijalur itu kita tunggu surat, surat yang itu tadi..,(surat dari Kantor Balai Jalan Nasional dan surat dari Kantor Dinas Bina Marga Bina Kontruksi Provinsi Sumatera Utara),
Ketika ditanya media ini terkait kapankah pihak DLH Kab. Batu Bara akan memulai kembali pekerjaanya untuk menumbangi pohon pelindung jalan yang sebelumny telah ditumbangi oleh “oknum yang diduga tak bertanggung jawab”, pihak DLH hanya bisa menjawab; “kalau aku posisinya sekarang nunggu surat ajalah”, imbuh Kepala DLH Kab. Batu Bara kepada media ini. *RI#

Komentar

News Feed