oleh

Adlin Tambunan Usul Bilal Jenazah Dapat Bantuan Perangkat Memandikan Jenazah

Inimedan.com-Medan.

Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Medan, Adlin Umar Yusri Tambunan, meminta sekaligus mengusulkan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan agar menyediakan perangkat memandikan jenazah bagi bilal jenazah di Kota Medan. Sebab, bilal jenazah masih kesulitan dalam proses memandikan jenazah karena harus dibantu.

Usulan sekaligus permintaan itu disampaikan, Adlin Tambunan ketika menjemput aspirasi masyarakat dalam Reses 1 Tahun 2019 Anggota DPRD Kota Medan gelombang II yang dilaksanakan di Jalan Syailendra, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, Jumat (22/2)

Adlin mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah Pemko Medan yang telah menyediakan honor bilal jenazah. “Kita berharap perangkat memandikan jenazah juga diadakan. Ini nanti akan kita sampaikan kepada Walikota Medan. Bila membutuhkan anggaran, kami siap mensupportnya,” kata Adlin.

Terkait penerangan di Taman Mini Jalan S. Parman/simpang Restoran Koki Sunda, Adlin, meminta Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan agar melakukan penerangan di daerah itu.“Daerah itu merupakan persimpangan. Kalau situasinya gelap, tentunya rawan akan kecelakaan. Jadi, Dinas Kebersihan dan Pertamanan harus menerangkan daerah itu,” pintanya.

Apa yang disampaikan dalam pertemuan ini, sebut Adlin, merupakan masukan untuk segera diusulkan kepada Pemko Medan. “Seluruh aspirasi dan keluhan yang muncul dalam reses ini akan disampaikan ke Pemko Medan untuk ditindaklanjuti menjadi program pembangunan ke depan,” katanya.

Dalam reses itu, Adlinbtidak lupa juga mengingatkan sekaligus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadarannya agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam aliran sungai. “Mari kita jaga kebersihan dengan tidak membuang sampah ke sungai, karena yang menanggung akibatnya nanti kita juga. Mari kita jaga Medan Rumah Kita ini,” imbaunya.

Sebelumnya, Yunani, warga Jalan S. Parman, Lorong Baru, Medan Baru, meminta agar Pemko Medan menyediakan perangkat untuk memandikan jenazah. Sebab, katanya, para bilal masih sulit melakukan proses memandikan jenazah karena harus dipangku.

“Inilah kadang kesulitan kami. Kalau bisa disediakan peralatan memandikan jenazah itu, termasuk kain penutup saat dimandikan,” pinta Yunani.

Sementara, Mumahamad Akmal, warga Jalan S. Parman, Lorong Famili, Lingkungan 7, Medan Baru mengeluhkan minimnya lampu penerangan jalan di taman mini Jalan S. Parman/Simpang Restoran Koki Sunda, karena telah banyak menimbulkan kecelakaan. “Kami minta taman mini di Jalan S. Parman itu dibuat terang, karena sangat rawan terjadi kecelakaan,” katanya.

Keluhan tentang penerangan taman mini itu dibenarkan Sekcam Medan Baru, Hari Tarigan. “Kawasan itu memang minim penerangan dan rambu lalu lintas, jadi rawan kecelakaan. Kami berharap perhatian Dinas Perhubungan serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan untuk menerangkan dan memasang rambu-rambu di daerah itu, sehingga bisa meminalisir kecelakaan,” kata Hari.

Selain itu, persoalan lain yang muncul dalam reses itu antara lain persoalan sampah, persoalan admistrasi kependudukan serta persoalan kerusakan infrastruktur. (di).

Komentar

News Feed