oleh

Aliansi Serikat Buruh dan Pekerja Toba Dukung TPL Tetap Beroperasi

Inimedan – Balige,
Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (SP/SB) se Kabupaten Toba menyampaikan aspirasi kepada dewan terhormat (DPRD) Toba terkait konflik yang terjadi antara masyarakat dan PT Toba Pulp Lestari (TPL) Tbk yang hingga saat ini belum mendapat titik terang dan mengakibatkan keresahan bagi karyawan.
Diawali tanggapan, masukan dan harapan dari beberapa perwakilan, Ketua SP/SB Toba Berlin Marpaung menjelaskan kehadiran aliansi dengan harapan agar pemerintah kabupaten baik eksekutif dan legislatif dapat bersinergi untuk menyikapi kondisi yang dialami masyarakat secara khusus para buruh dan pekerja.
“Kami dari aliansi yang terbentuk dari enam serikat pekerja dan buruh se Kabupaten Toba membawakan aspirasi dari rekan-rekan juang yang bekerja di perusahaan TPL. Hal ini akan terus kami perjuangkan agar teman-teman yang bekerja dapat merasa nyaman,” sebutnya.
Kehadiran perwakilan SP/SB diterima langsung oleh Ketua DPRD Toba Effendi SP Napitupulu dan menganjurkan agar setiap masukan dan permohonan dapat disampaikan secara tertulis untuk dapat ditindaklanjuti.
“Kami harapkan dari serikat pekerja dan serikat buruh agar dapat menahan diri dan tidak terpancing akan situasi yang mungkin ada dari pihak manapun agar tidak menimbulkan konflik,” sebutnya di ruang rapat mini gedung DPRD Toba, Kamis (24/06/21).
Lebih lanjut dalam diskusi yang dilakukan, Effendi menyampaikan, akibat polemik yang terjadi dan segala sorotan pro kontra yang timbul bahkan di media sosial menjadi kekhawatiran akan timbulnya konflik yang dapat berdampak kepada pekerja dan buruh yang bekerja di PT TPL Tbk.
Usai pertemuan, Ketua PK Serikat Buruh Independen yang ada di PT TPL Pantas Sitorus (51) menyampaikan harapan agar pemerintah dapat memperhatikan nasib para buruh yang juga bagian dari masyarakat Toba.
“Kami mengharapkan agar permasalahan ini secepatnya bisa terealisasi, ada penyelesaian supaya kami selaku buruh, pekerja yang ada di TPL dapat bekerja dengan nyaman, kita tidak diintimidasi lagi, tidak diteror oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab kepada kami karena banyak sudah yang membuat pernyataan dan menghubungi kami sehingga kami tidak nyaman bekerja di perusahaan itu,” tegas pria yang mengaku sudah bekerja selama 20 tahun di PT TPL.
Pertemuan berjalan tertib hingga selesai dan dihadiri anggota DPRD Toba Sabaruddin Tambunan dan Fauzi Sirait. (DS)

Komentar

News Feed