oleh

Atlet Petanque Sumut Harus Berjaya Di PON Aceh-Sumut

Inimedan.com-Medan.
Perkembangan Cabang Olahraga (Cabor) Petanque telah menunjukkan perkembangan yang pesat di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Para atlet harus mampu untuk menunjukkan prestasi menuju podium satu sehingga berjaya di PON XXI/2024 Sumut-Aceh.

Hal ini dikatakan Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov)Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI ) Sumut, Dr Hj Liliana Puspa Sari, SPd, M.Kes dihadapan para atlet yang mengikuti Seleksi Daerah (Selekda) Petanque program jangka panjang persiapan PON XXI/2024 Sumut-Aceh yang digelar di Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna Jalan Alumunium Raya Notan Medan, Jumat (25/6/2021).

Ia mengatakan dengan digelarnya seleksi ini merupajan salah satu  untuk memperbanyak event yang menjadi ajang untuk mengasah kemampuan atlet. Diharapkan kepada wasit dan juri memberikan nilai yang jujur sesuai hasil seleksi sehingga mendapatkan atlet berkualitas.

“Jajaran Pengurus FOPI Sumut terus bertekad untuk menggenjot pembinaan atlet guna menjaring pemain handal yang diproyeksikan pada PON Sumut-Aceh” tandasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Sumut, Jhon Ismadi Lubis mengatakan hari ini atlet petanque Sumut melaksanakan Selekda, dimana Selekda ini untuk menjaring atlet untuk Pelatda yang digelar 1 Juli mendatang untuk persiapan PON 2024. Pelatda ini awalnya untuk memberikan motivasi kepada Pengprov bahwasan Sumut menjadi tuan rumah cabor petanque.

Jhon menuturkan seleksi ini terbatas jumlah atlet yang dijaring untuk mengikuti Pelatda jangka panjang. Semulanya memberikan kuota 8 atlet setelah diskusi dengan wakil sekretaris KONI Sumut maka kuota untuk petanque Sumut menjadi 10 atlet.

“Di samping itu, kita perlu tau kebutuhan atlet kita seandainya kita jadi tuan rumah. Atlet Sumut bisa lolos tanpa kualifikasi, bukan berarti di Sumut tidak dilakukan seleksi tapi terus setiap akhir tahun dan pertengahan tahun tetap melakukan degradasi dan promosi sampai tahun 2023. Untuk tahun 2024 tidak ada pergantian atlet lagi, jika atlet tidak bisa dibawa ke PON, maka namanya dicoret”, terang Jhon.

Jhon menambahkan seandainya sesuai kebutuhan Petanque menuju PON 2024 semua nomor bisa diikuti 18 nomor yang dipertandingkan maka tahun depan Pelatda diikuti 18 atlet. Target Petanque Sumut harus juara umum karena menjadi tuan rumah PON. Hal ini karena Petanque merupakan PON pertama pada tahun 2024 dan Sumut menjadi tuan rumah.

“Saya yakin dengan kepengurusan FOPI Sumut untuk terus berpacu membina atlet sehingga melahirkan atlet prestasi untuk mencapai juara umum. Seandainya diperlukan training camp, maka KONI Sumut siap memberikan fasilitas dengan training tingkat Asia atau Asia Tenggara di Malaysia atau Thailand sehingga para atlet dibina selama 6 bulan sebelum menuju PON 2024” papar Jhon

Lebih lanjut Jhon mengucapkan selamat kepada atlet yang mengikuti Selekda. Selekda ini bukan segala-gala karena masih Selekda lagi yang akan digelar akhir tahun untuk tingkatkan jumlah atlet. Diharapkan atlet untuk latihan dan latihan demi nama baik Sumut. Bukan hanya Petanque Sumut tetapi masyarakat Sumut menbutuhkan para atlet untuk mendulang medali pada PON XXI/2024.

Di sisi lain, Ketua Panitia Dr Ibrahim Sembiring, S.Pd, M.Or mengatakan Selekda ini diikuti 35 atlet terdiri 23 putra dan 12 putri. Kegiatan ini berlangsung dua hari, pada Jumat (25/6/2021) dan berakhir Sabtu (26/6/2021).

Sambung Ibrahim, seleksi ini diikuti sebanyak 14 FOPI Kabupaten/Kota yaitu Medan, Langkat, Binjai, Deliserdang, Sergai, Tebingtinggi, Tanjungbalai, Asahan, Karo, Pakpak Barat, Humbahas, Taput, Batubara dan Simalungun. Sedangkan 3 FOPI Kabupaten/Kota, Dairi, Pematangsiantar dan Labuhanbatu tidak ada mengirimkan atlet.

“Kegiatan adu prestasi antar atlet Petanque Sumut ini mempertandingkan 4 nomor perlombaan, yaitu shoting, pointing, single (game) dan prestasi. Untuk seleksi tahap pertama dijaring 5 atlet putra dan 5 atlet putri”, tutup Ibrahim (Bayu)

Komentar

News Feed