oleh

Bawa 2 Kg Sabu, Kurir asal Aceh Ditembak Mati

Inimedan.com-Medan.
Seorang kurir sabu-sabu, Eri Edi (47) warga Dusun Kuta Kareung Desa Masjid Kecamatan Muara Dua Kota, Lhokseumawe Provinsi Aceh, tewas ditembak petugas dari Polsek Patumbak. Pasalnya pria tersebut mencoba melawan petugas dan berusaha merusak borgol yang melingkar di tangan.
Pria paro baya itu ditangkap petugas dari Polsek Patumbak, karena memiliki 2 Kg narkotika jenis sabu-sabu di Jalan Binjai KM-11,5 Kabupaten Deli Serdang, Minggu (10/1).
Diperoleh informasi, Eri Edi (47), pelaku yang akan mengirim narkotika itu kepada seseorang juga turut diamankan. Lelaki ini warga Dusun Kuta Kareung, Desa Masjid, Kecamatan Muara Dua Kota, Lhokseumawe, Provinsi Aceh.
Akan tetapi, setelah diamankan dan diborgol, dia nekat merusak borgol itu dan membahayakan petugas. Sehingga dia diberikan tindakan tegas dan terukur. Pria itupun tewas dan dibawa kerumah sakit
Wakapolrestabes Medan, Ajun Komisaris Besar Polisi Irsan Sinuhaji membenarkan insiden itu, kepada sejumlah wakrtawan,  pada Selasa 13 Januari 2021.
“Iya, pelaku membahayakan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur. Padahal tangannya diborgol, tapi dia merusak borgol itu dan membahayakan petugas,” kata Irsan, yang didampingi Wakasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Dolly Nelson Nainggolan, Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fahreza dan Kanitreskrim, Iptu Philips Antonio Purba.
Dikatakan Irsan, bahwa penangkapan pelaku yang dilakukan petugas, saat berada di dalam bus pelangi BL 7314 AA, dan melintasi di Jalan Hinai, Kabupaten Langkat. Polisi mengikuti laju bus itu.
“Lalu bus itu kami berhentikan, dari dalam tasnya tidak ditemukan narkoba itu. Namun dari bawa kursi yang didudukinya kami amankan sabu-sabu itu. Setalah kami idapatkan sabu-sabu itulah, baru dia diborgol. Tapi karena dia berbuat nekat dan membahayakan anggota kami, makanya dia diberikan tindakan tegas dan terukur,” ungkapnya.
Sampai saat ini, petugas kepolisian masih melakukan pengembangan. Dari siapa narkoba itu diperoleh dan akan dikirim kemana. Serta satu unit hand phone milik pelaku menjadi jalan untuk mengungkap sindikat lainnya.
“Pelaku menjadi perantara jual beli narkoba jenis sabu, barang bukti yang diamankan dua bungkus teh cina berisi 2 kg sabu-sabu dan satu unit Hand phone, merk Oppo, warna putih. Pelaku dipersangkakan melanggar pasak 114 Ayat 2 Subs Pasal 112 ayat 2 undang undang RI, nomor 35, tahun 2009 tentang narkotika,” terangnya. (SD)

Komentar

News Feed