oleh

Bobol Rumah Di  Meka Tani, Santo  Ditangkap Polsek Patumbak

Inimedan.com-Patumbak.

Teks Foto: Terlihat Susanto di tengah memakai baju warna orange. (SD)

Susanto alias Santo (30), warga Karang Anyar, Pasar Vll, Desa Marindal 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, ditangkap Polsek Patumbak, Minggu (13/06/2021) sore, sekira pukul 15.00 WIB. Santo ditangkap polisi karena membobol rumah milik Elvister Lolopua (33), warga Jalan Meka Tani, No.11, Desa Marindal 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu (12/06/2021) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB.

Peristiwa bermula ketika korban meninggalkan rumahnya untuk kepentingan bekerja disuatu tempat. Namun, sore harinya sekitar pukul 15.30 WIB, ketika korban pulang bekerja, terlihat olehnya pintu pagar rumah telah terbuka lebar, begitu juga dengan pintu depan rumahnya. Curiga dengan kejadian itu, korban pun buru-buru masuk ke dalam rumah dan memeriksa harta benda miliknya yang ada di dalam rumah.

Setelah diteliti dengan seksama, ternyata 1 unit bor listrik warna hijau, 1 unit gerenda listrik warna hijau, uang sebesar Rp.370.000, serta 1 unit sepeda motor yang ada di dalam rumah telah hilang. Curiga kalau rumahnya telah kedatangan orang tidak dikenal (OTK), korban pun bertanya-tanya kepada para jiran tetangganya guna mencari tahu pelakunya. Namun tak seorang pun jiran tetangga yang mengetahuinya. Lelah mencari tahu kesana-kemari, dan atas saran para tetangganya, korban pun mendatangi Mapolsek Patumbak, guna membuat laporan, pada Minggu (13/06/2021) sore, sekira pukul 17.00, WIB.

Atas laporan korban, terang Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Sondy Rahardjanto, kepada wartawan, Selasa (22/06/2021) sore, polisi langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan para saksi. Atas kerjasama antara pihak kepolisian dengan korban, akhirnya pelaku berhasil ditangkap, pada Minggu (13/06/2021) sore, sekitar pukul 17.00, WIB

“Tersangka kami tangkap pada saat berada di Kanalisasi, Desa Marindal 1, Kecamatan Patumbak,” terang kanit reskrim.

Kemudian petugas kepolisian melakukan introgasi terhadap pelaku. Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya, bahwa dirinya telah mencuri 1 unit sepeda motor dan barang-barang lainnya yang berada di rumah korban. Selanjutnya pelaku diboyong untuk menunjukkan dimana barang-barang hasil curian tersebut disimpan. Sehingga polisi berhasil mengamankan, 1 unit grenda tangan, 1 unit bor tangan, dan uang logam sebanyak Rp. 370.000. Selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolsek Patumbak guna proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku kami jerat dengan pasal 363 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 5  tahun penjara,” pungkas kanit reskrim. (SD)

Komentar

News Feed