oleh

Bupati Langkat Resmikan RSU Putri Bidadari

Langkat-inimedan.com
Guna mendukung program Langkat Sehat, Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu SH, Kamis (30/3) meresmikan RSU Putri Bidadari, ditandai dengan penandatanganan prasasti dan membuka kain penutup nama RSU Putri Bidadari.
Acara peresmian disaksikan para tamu dan undangan yang hadir, diantaranya unsur Perwakilan Forkopimda Kabupaten Langkat, sejumlah SKPD di jajaran Pemkab. Langkat, Ketua MUI Langkat Buya H. Ahmadz Mahfudz dan para tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Ngogesa mengatakan, keberadaan RSU Putri Bidadari akan sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam mencari tempat untuk berobat selain Puskesmas yang sudah berdiri di seluruh Kecamatan di wilayah Kabupaten Langkat.

Lebih lanjut di katakannya, terdapat banyak keunggulan dari RSU ini, Karena di dukung oleh fasilitas sarana ruangan yang bersih serta lengkap. Untuk itu, Ngogesa pun berharap agar pengalaman menjalankan managemen di RSU Bidadari Kota Binjai, dapat menjadi ‘nilai tambah’ bagi peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Langkat. “Saya ucapkan selamat dan sukses, semoga RSU Putri Bidadari dapat menjadi pelayan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Langkat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Langkat, Buya H. Ahmad Mahfudz dalam sambutannya memuji keunikan warna hijau dan kuning yang menjadi ciri khas RSU Putri Bidadari.

“ Jauh saya berjalan dan banyak yang saya lihat, Tapi baru ini ada rumah sakit yang menampilkan warna yang unik, hijau dan kuning. Warna hijau jelas menunjukkan kesejukan. Kubah makam Rasulullah SAW saja berwarna hijau. Jadi, jelas warna hijau itu warna yang baik dan menyejukkan hati,” terangnya.

Apalagi di padukan dengan warna kuning yang menunjukkan sebagai tanda keceriaan dan tentunya jadi lebih enak di pandang mata. Bagi masyarakat Melayu, warna kuning adalah warna kebesaran. Jadi, memang sudah sepantasnya juga RSU Putri Bidadari menampilkan warna kuning karena keberadaannya berdiri di tanah Melayu.

Selain itu Buya H. Ahmad Mahfudz pun memuji keluarga H.M. Nur Abu Bakar yang telah mempergunakan hartanya untuk ‘menolong’ orang lain melalui RSU Putri Bidadari yang tentunya menyerap banyak tenaga kerja. Ini tentu membuka peluang bagi warga Langkat untuk bekerja di rumah sakit ini.

Pelayanan Prima

Sementara itu, Dirut PT. Putri Medical Nusantara, H. Firmansyah, SE, MARS di kesempatan yang sama menyampaikan salam hangat kepada kedua orang tuanya, H.M. Nur Abu Bakar dan Hj. Radiah. Lebih lanjut dia pun menyatakan siap untuk menjalankan amanah memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat serta siap juga membantu masyarakat miskin dan kurang mampu.
“ Dengan berdirinya RSU Putri Bidadari ini, kami harapkan supaya masyarakat yang ingin berobat, baik yang berasal atau Langkat sekitarnya tidak perlu lagi ke Medan, Karena di RSU Putri Bidadari yang berdiri di atas lahan seluas 9.745 m 3 di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Jentera Stabat, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat , terdiri dari 5 lantai dengan kelas A (VIP) 27 ruangan, kelas B (Kelas I) 50 ruangan, kelas C (Kelas II) 99 ruangan, kelas D (Kelas III) 108 ruangan, ruang UGD 13 ruangan dan ruang Operasi 4 ruangan dengan 16 tenaga dokter umum, 30 dokter spesialis dan 175 karyawan siap melayani warga yang akan berobat,” ujarnya.

Serangkaian peresmian RSU tersebut, Firman pun akan memberikan bantuan kepada 50 orang warga miskin dan kurang mampu dari masing- masing kecamatan se- Kabupaten Langkat, mengadakan donor darah, melakukan operasi katarak kepada 100 orang warga dan sebagai bentuk kepedulian melalui program CSR menyediakan 3 unit mobil untuk membersihkan masjid secara gratis.( Doel )

Komentar

News Feed