oleh

DPRD Medan Siap Terima Laporan Kejanggalan PPDB 2019

Inimedan.com-Medan.       

 Komisi II DPRD Medan siap menerima laporan masyarakat bila menemukan kejanggalan pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 di Kota Medan.

“Masyarakat yang merasa dia berhak (masuk) berdasarkan zona daerah itu, namun tidak diterima silahkan lapor. Kita buka laporan sampai dua minggu kedepan,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Medan, Bahrumsyah, kepada wartawan, Kamis (11/7).

Dikatakannya, banyak masyarakat yang melapor secara lisan kepadanya pasca pengumuman PPDB. Laporan itu diantaranya, ada oknum-oknum panitia yang tidak profesional dalam mengukur jarak tempuh zonasi. “Banyak siswa yang dekat rumah zonasi tidak bisa masuk sekolah, itu salah satu laporannya,” imbuhnya.

Dia khawatir, panitia diduga bermain dengan membuat jarak tempuh siswa tidak sesuai dengan sebenarnya. Misalnya ada siswa yang cuma 1 Km dibuat menjadi 1,5 Km. “Mainannya itu rata-rata di zonasi. Karena zonasi tidak diukur berdasarkan pada saat siswa mendaftar. Patut diduga ada kecurangan dalam menentukan zonasi,” bebernya.

Kemudian jalur prestasi, katanya, mereka ingin melihat apakah berdasarkan prestasi yang sudah diamanahkan sesuai peraturan Walikota. “Jangan sampai nanti ada sertifikat-sertifikat palsu. Jangan sampai kemudian jalur ini diambil oleh jalur zonasi, dititip ke situ. Karena dia tak lulus dari jalur zonasi, dia masuk ke jalur prestasi karena kuotanya masih kurang,” urainya.

Lalu untuk jalur mutasi, Ketua Fraksi PAN DPRD Medan itu mengaku perlu diketahui kuota siswa sekolah yang pindah. “Jalur mutasi dapat jatah 5 persen. Kalau yang diterima 200 orang di satu sekolah yang ada di daerah pinggiran, jika dikalikan 5 persen kan 10 orang. Masak satu kelurahan itu ada 10 orang yang pakai surat pindah. Lalu jalur ini apakah betul dituangkan ke zonasi? Ataukah jalur ini bisa diambil orang lain untuk masuk melalui jalur mutasi,” sebutnya seraya menegaskan pihaknya akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan Medan maupun sejumlah sekolah untuk mempertanyakan informasi tersebut. (di)

Komentar

News Feed