oleh

‘Drama Literasi’ Semarakkan Malam Budaya Tebingtinggi di PRSU

Tebing Tinggi, Inimeda.com
Atraksi aneka tarian dari beragam etnis disemarakkan dengan teater ‘Drama Literasi’ yang dibawakan pelajar, meramaikan Malam Pagelaran Seni dan Budaya Kota Tebingtinggi yang digelar Pemko Tebingtinggi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di panggung Open Stage Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Kamis malam lalu.
Atraksi teatrikal dengan tema literasi yang dibawakan oleh para pelajar di kota lemang itu membawa pesan betapa pentingnya menghidupkan ‘budaya membaca’ baik di kalangan pelajar maupun masyarakat umumnya. Melalui aksi teatrikal tersebut, penonton diajak untuk belajar mencintai membaca, karena membaca adalah hal yang sangat penting untuk masa depan kita dan bangsa.
Malam seni dan budaya dengan thema ‘Semarak Gempita Budaya Kota Tebingtinggi’ yang diisi oleh Tim Kesenian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebingtinggi tersebut juga menampilkan pertunjukan seni pencak silat, aneka tarian daerah, fashion show serta hiburan musik yang dibawakan oleh Sada Basa Band Kota Tebingtinggi.
Pj Walikota Tebingtinggi mengatakan, ajang PRSU merupakan event tahunan yang dijadikan sebagai pintu untuk mengetahui berbagai produk unggulan di Sumatera Utara. “Kita harus bisa memanfaatkan momen PRSU ini sebagai penggerak perekonomian dengan memperkenalkan industri pariwisata, budaya dan potensi daerah kepada dunia luar, juga sebagai pendorong pertumbuhan iklim investasi skala nasional dan internasional, sehingga akan muncul sektor usaha ekonomi kreatif baru di Sumatera Utara”, ujarnya.
Sementara itu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebingtinggi H Pardamean Siregar mengatakan, PRSU sebagai ajang promosi hasil produk daerah memperkenalkan budaya daerah kota Tebingtinggi melalui edukasi penampilan tarian, drama dan lawak sebagai penyampai pesan pendidikan.
Ditambahkannya, salah satu pelaksanaan gerakan literasi dikalangan pelajar adalah pemecahan Rekor Muri penulisan pantun terbanyak yang diikuti ribuan siswa se kota Tebingtinggi. Sedangkan untuk melestarikan budaya daerah, tari menari merupakan salah satu kegiatan ekstra kurikuler yang dilaksanakan sekolah-sekolah di kota Tebingtinggi. (nur)

Komentar

News Feed