oleh

Firza Kembali Perkuat PSMS

Inimedan.com-medan
Firza Andika pemain belakang Timnas U-19 kembali bergabung ke PSMS untuk memperkuat laga kandang kontra Borneo FC, Sabtu (3/11) mendatang.  Pemain bernomor punggung 4 ini usai melakoni babak perempat final Piala AFC U-19 kontra Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, baru-baru ini.

Firza kembali bergabung setelah lama absen di PSMS karena mengikuti pemusatan latihan timnas. Firza tiba di Medan pukul 08.00 WIB, Selasa (30/10).

Pemain kelahiran Medan Tahun 2000 ini sejatinya diragukan kembali untuk memperkuat  skuad Ayam Kinantan, mengingat agenda trial/seleksi di AFC Tubize, klub Belgia. Namun, Firza ternyata diagendakan memperkuat PSMS Medan lebih dulu, Sabtu (3/10) di stadion Teladan melawan Borneo FC sebelum
berangkat ke Eropa.
Ada yang berbeda dari sesi latihan PSMS Medan di Stadion Teladan, Rabu (31/10) sore.  Tampak sosok Firza, wingback Timnas U-19 yang ikut latihan di bawah pimpinan James Peter Buttler. “Kalau diturunkan di PSMS saya siap. Tapi kalau agen bilang berangkat, saya siap berangkat,” ujarnya usai latihan.

Firza mengakui kalau dari hati kecilnya ingin menuntaskan sisa 7 laga lagi bersama PSMS  hingga akhir musim, namun dia tak memungkiri ingin menjawab peluang yang datang saat ini.

“Kalau Firza pribadi pengen bela PSMS dulu. Karena harus habisin musim dulu baru berangkat ke Belgia, profesional kita harus habisin masa kontrak baru berangkat ke Belgia,” jelasnya Tapi, tambahnya, mau gimana lagi, peluang juga enggak datang dua kali (keBelgia). Jadi ini sekarang dilema, kepikiran, dan bingung.

Sebenarnya, Firza sudah harus berangkat tanggal 3 November, karena trial dimulai tanggal 5 hingga 25 November. “Tadi Sekum PSMS Julius Raja bilang harus main di PSMS dulu sekali pertandinga baru berangkat. Mungkin manajemen PSMS dan agen sudah kordinasi,” bebernya. Firza mengakui senang bisa turun bersama PSMS mengingat meski berada di timnas, dia selalu mengikuti perkembangan timnya.

“Firza selama ini di timnas mengikuti perkembangan PSMS dengan nonton streaming. Sedih juga kenapa kalah dan bisa kebobolan sebanyak itu saat lawan Arema,” ucapnya.

Dengan kondisi PSMS di dasar klasemen, Firza optimis tim bisa bangkit.Insya Alah kalau teman-teman senior semua berjuang  habis-habisan bermain dengan hati, insya Alah bisa lolos dari degradasi,” jelasnya.
Disinggung soal timnas yang langkahnya terhenti perempat final Piala AFC U-19, Firza mengaku enggak menyangka kalah dari Jepang. “Kami sudah berjuang mati-matian,  kami hanya kurang fokus waktu gol
pertama. Kami sudah berjuangan di pertahanan, tapi kecolongan juga.
Perasaan enggak nyangka bisa kalah, karena kita mengimbangi Jepang dan bisa memberi perlawanan. Tapi keberuntungan belum berpihak ke kita,” pungkasnya. (bayu).

 

Komentar

News Feed