oleh

H.Wahab Dalimunthe : Jangan Mudah Terprovokasi Berita Hoax

Inimedan.com-Medan.
Anggota MPR RI, H Abdul Wahab Dalimunthe,SH menghimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan berita Hoax atau kabar bohong yang merupakan ekses negatif kebebasan berbicara dan mengeluarkan pendapat di internet, khususnya melalui media sosial dan blog.
Hal tersebut dikemukakan H.Abdul Wahab Dalimunthe dalam sambutannya saat melaksanakan Seninar Nasional Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang diikuti ratusan masyarakat dari berbagai elemen Sabtu, (2/6) di GedungPusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Jalan Setiabudi No. 75,Kelurahan Helvetia Timur Medan.
Turut mendampingi H.Abdul Wahab Dalimunthe,Wakil Dekan I Fisip USU, Husni Thamrin,S.Sos.MSP yang menjadi narasumber Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Kasie Pemerintahan Kelurahan Helvetia Timur Dewi Santina dan dipandu oleh Arif Kamari.
Menurut tokoh masyarakat yang mantan Gubsu itu, seiring dengan perkembangan teknologi gadget yang berlangsung pesat, maka mau tidak mau masyarakat pun tergiring untuk menggunakan aplikasi canggih tersebut, bahkan saking syurnya bisa mengabaikan etika dan sopan santun, seperti ketika anak-anak diberikan nasehat oleh orangtuanya malah si anak sibuk dengan gadjet yang ada ditangannya, ujar Wahab mencontohkan.
Bahkan lebih parah lagi kata mantan Sekwildasu ini, ada sebagian orang yang tidak bertanggung jawab menggunakan sosial media untuk menyebarkan berita atau informasi bohong (Hoax) yang bertujuan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Berita yang disebarkan berupa fitnahan, adu domba dan pecah belah antar umat beragama serta ajaran radikalisme.
Oleh karena itu sambung Wahab, masyarakat tetap dihimbau untuk tidak mudah terprovokasi dengan berita hoax. “Jika menerima berita tersebut terlebih dahulu di saring/filter untuk mengetahui kebenarannya, bukan malah membagikan ke pihak lain seolah-olah kabar tersebut sudah benar,” ujar Wahab.
Untuk menangkis hal-hal tersebut diatas, sambung mantan Ketua DPRD Sumut itu, maka perlu pemahaman bagi setiap warga negara, empat Pilar Berkebangsaan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Karakter Bangsa
Senada dengan Wahab Dalimunthe, Wakil Dekan I Fisip USU, Husni Thamrin mengatakan setiap warga negara tanpa terkecuali harus mengamalkan dan menjaga empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila sebagai karakter/jiwa sebagai bangsa Indonesia, UUD ’45 sebagai dasar hukum, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai rumah bersama dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan kerukukan dalam keberagaman.
“Empat pilar inilah yang menjadi pondasi berdiri tegaknya Indonesia. Jika salah satu pilar tersebut roboh, maka akan berakibat fatal bagi kelangsungan berbangsa dan bernegara,” tegas Husni.
Untuk itu katanya, setiap warga negara harus berkarakter Pancasila, jika hal ini diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara maka Indonesia akan nyaman dan damai.
Hal ini dicontohkan Husni Thamrin dengan kondisi Sumatera Utara sebagai miniatur Indonesia yang beragam suku, ras dan agama, namun tidak mudah diadu domba pihak-pihak tertentu. Karena orang Sumut menurutnya memiliki jiwa humoris, toleran dan pengertian yang cukup tinggi, disamping sistem kekerabatan dan kekeluargaan yang yang terbina baik sejak lama.(Lal)

Komentar

News Feed