oleh

Intan Incar Tiket PON Papua

inimedan.com-Medan.
Atlet berdomisili di Jalan Tanah Enam Ratus Gang Besi Kecamatan Medan Marelan ini tercatat sebagai atlet binaan KONI Medan cabang olahraga panjat tebing. Pelajar SMA Gajah Mada Medan ini sedang fokus latihan untuk meraih prestasi nasional pada ajang Kejurnas kelompok umur ke XIII/2018 di Venue Sport Climbing Pematang Reba Kabupaten Indragiri Hulu, Riau 22-29 September mendatang dan PON XX/2020 di Papua.
Pemanjat tebing bernama lengkap Nur Intan Emmilyana ini terus berbenah diri untuk memperbaiki kecepatan di kategori kelas lead dan boulder. Atlet berhijab ini berlatih di stadion Mini Disporasu jalan Willem Iskandar Medan dan di Yayasan Gajah Mada Medan tiga kali seminggu dengan instruktur Wahyu Syahputra.
Atlet yang dilahirkan di Medan pada tanggal 30 September 2001 ini di Medan, mengatakan,  panjat tebing atau istilah asingnya dikenal dengan rock climbing merupakan salah satu dari sekian banyak olahraga alam bebas dan merupakan salah satu bagian dari mendaki gunung yang tidak bisa dilakukan dengan cara berjalan kaki melainkan harus menggunakan peralatan dan teknik-teknik tertentu untuk bisa melewatinya.
Lebih lanjut anak dari pasangan Mulyono dan Yus Emmi Herawati ini menuturkan pada umumnya panjat tebing dilakukan pada daerah yang berkontur batuan tebing dengan sudut kemiringan mencapai lebih dari 45 derajat dan mempunyai tingkat kesulitan tertentu. Tentu hal ini seorang atlet harus memiliki nyali dan tak takut dengan ketinggian.
Debut anak kedua dari tiga bersaudara ini mulai mengenal olahraga ekstrim ini sejak duduk di kelas 6 SD sudah menunjukkan bakat terpendam. Pasalnya atlet yang akrab di sapa Intan ini memiliki hobi sejak kecil memanjat pohon.
“Sebelum jadi atlet panjat tebing memang waktu kecil saya suka memanjat pohon. kemudian melihat ada perlombaan panjat tebing di sekolah makanya saya temotivasi ingin ikut olahraga panjat tebing,” ujar Intan di Medan, Rabu (12/9)
Pengidola Aries Susanti Rahayu atlet panjat tebing nasional ini menjelaskan memang secara umum, panjat tebing adalah.  olahraga yang dikategorikan olahraga ekstrem atau berbahaya. Pandangan itu wajar bagi orang awam yang belum mengenal baik olahraga ini. Tetapi jika menjalankannya dengan prosedur keselamatan benar, kata “berbahaya” akan berubah menjadi kata “menyenangkan” bahkan jika ditekuni secara terus menerus akan membuahkan prestasi yang membanggakan.
“Target saya ke depan ingin membukukukan prestasi nasional. Even terdekat yang akan dilakoni Selekda sebagai ajang seleksi menuju Kejurnas panjat tebing yang digelar di Riau dalam waktu dekat ini. Selain itu, prestasi lainnya Ingin tampil di PON XX Papua nanti pada tahun 2020 sebagai perwakilan Sumut”. pungkas pelajar kelas XII-IPA ini. (BL)

Prestasi
1. Juara II kompetisi panjat tebing pelajar putri kelas boulder Sumut-Aceh 2015
2. Juara I umum putri Hanger Climbing School Boulder Competition 2015
3. Juara 1 pelajar putri Bouldering Competition Gempar 2016
4. Juara II Gempita Bouldering Competition kategori siswa putri HUT Gempita Unika St Thomas ke 27, 2016
5. Juara II Open Sumatera Boulder Competition People Style Medan 2016
6. Juara I Kejuaraan Boulder Dim 2017.
7. Juara I Kejuaraan Ring Road Pintau Open Bouldering 2017
8. Juara I Porkot Medan 2017
9. Juara I kategori speed Kejurda FPTI Sumut 2018
10. Juara III kategori lead Kejurda FPTI Sumut 2018

Komentar

News Feed