oleh

Jangan Bebankan Siswa Tak Mampu Beli Laptop

Inimedan.com

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang merupakan program pemerintah sudah dimulai di terapkan di beberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Medan.

Hal ini merupakan langkah positif untuk mendapatkan nilai dari hasil ujian yang murni dan sesuai kemampuan anak didik masing-masing. UNBK ini juga sangat baik mendidik murid untuk mampu menjawab soal-soal yang diujikan tanpa meminta bantuan oranglain.

Namun kendala yang dihadapi pihak sekolah di Kota Medan, baik sekolah negeri dan swasta, penyediaan Komputer masih sangat minim, dan tidak jarang masih ada sekolah-sekolah yang belum memiliki fasilitas komputer yang memadai untuk siap melaksanakan UNBK tersebut.

Sehingga, ada beberapa sekolah SMP saat ini yang melakukan kebijakan dengan mengundang orangtua murid untuk melakukan sosialisasi kepada orangtua yaitu, agar orangtua bersedia menyediakan laptop bagi anak mereka masing-masing yang nantinya digunakan untuk pelaksanaan ujian UNBK yang akan datang.

Kebijakan tersebut  mendapat  dukungan dari  orangtua siswa yang mampu dari segi ekonomi, namun bagi orangtua siswa yang kurang mampu, kebijakan tersebut menjadi beban, sebab jangankan membeli laptop yang harganya berkisar Rp3 hingga Rp5 juta, untuk kebutuhan sehari-hari saja mereka sudah kewalahan.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Kota Medan, Drs.Wong Chun Sen Tarigan mengatakan, pihak sekolah seharusnya menyediakan fasilitas komputer dan alat pendukung lainnya untuk pelaksanaan UNBK tahun depan, karena itu merupakan tanggungjawab pihak sekolah.

“Selain komputer, pihak sekolah juga harus menyediakan server (Autopatching) UNBK  dan wifi, agar jangan sampai pada pelaksanaan ujian, jaringan lost hingga berjam-jam, sehingga ujian tidak dapat sesuai waktu yang di tentukan.Jika sekolah belum mampu menyediakan ini, jangan dulu melaksanakan UNBK,” terangnya.

Untuk itu lanjut Wong, pihak sekolah jangan bebankan siswa apalagi orangtua untuk menyediakan komputer atau laptop untuk persiapan UNBK yang akan datang, karena tidak semua murid yang bersekolah di Negeri orang mampu,” ucap anggota komisi 2 ini, Minggu, (26/8).

Dia menambahkan, Pemko Medan mestinya menyediakan sarana dan prasarana fasilitas komputer  untuk mendukung pelaksanaan UNBK Tahun depan, mulai dari penyediaan komputer atau laptop, server untuk Autopatching, teknisi sebagai penanggungjawab server dan penyediaan listrik agar pelaksanaan UNBK dapat berjalan sukses dan lancar.

“Jika sarana dan fasilitas komputer tersebut belum terpenuhi, pihak sekolah jangan meminjam apalagi meminta orangtua murid untuk menyediakan komputer atau laptop, karena akan memberatkan terutama bagi orangtua siswa yang kurang mampu. Seharusnya pemerintah menyediakan dan memfasilitasi pendidikan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Pendidikan Nasional,” pungkas ketua Taruna Merah Putih Kota Medan ini. (Sugandhi S)

 

Komentar

News Feed