oleh

Kasi PMD Kec. Seibamban Larang Perangkat Desa Komentar Soal Pemberitaan Miring

Inimedan.com-Sergai.
Sepertinya Kantor Kecamatan Seibamban Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berusaha menutup rapat informasi miring yang ada di pemerintahan Kecamatan itu. Pasalnya Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) bernama Siti Anita mengeluarkan larangan kepada bawahannya dalam hal ini Kepala Dusun III Desa Penggalangan untuk tidak berkomentar di Facebook. Hal ini berkaitan dengan adanya pemberita di media online tentang Kantor Desa Seibelutu yang tutup saat jam kerja.
Diperoleh informasi bahwa pada tanggal 16 Desember 2020 muncul berita yang ditayangkan salah satu media online, dengan judul berita “Kantor Desa Seibelutu Diduga Tutup Saat Jam Kerja Kasi PMD Kecamatan Seibambang Memaklumi”. Akibat adanya pemberitaan itu Siti Anita selaku Kasi PMD Kecamatan Seibamban secara lisan, Jumat (22/01) sekira pukul 10.30 WIB  telah memanggil Putra Nursaid selaku Kepala Dusun III Penggalangan Kecamatan Seibamban dan menegurnya serta melarang Saudara Putra Nursaid untuk tidak lagi berkomentar di kolom komentar Facebook, seperti yang pernah di shere (dibagikan) oleh Sarianto Damanik.
Pada Jumat pagi menjelang siang itu Kasi PMD Seibamban tersebut di ruangan Kepala Desa Penggalangan menyapa Kadus III dengan ucapan, “Udah gajian Pak Kadus” dengan nada manis disampaikannya kepada saudara Putra Nursaid. Kemudian Siti Anita melanjutkan perkataannya dengan ucapan nada bertanya “Bapak ingat dengan berita Seibelutu. Bapak jangan komentar di Facebook terkait pemberitaan yangtidak baik dan seharusnya bapak melindungi, karena bapak bagian dari Perangkat Desa,” sebutnya.
Dengan sapaan dan ungkapan dari Kasi PMD itu, Kepala Dusun III terkejut bukan kepalang. Secara spontan saudara Putra Nursaid balik bertanya kepada Siti Anita, “Saya ada komentar apa rupanya buk” dan saat itu Kasi BPMPD tersebut tidak mampu menjawab pertanyaan dari Kadus III itu.
Seperti yang diungkapkannya kepada wartawan media ini, Putra Nursaid  selanjutnya menyampaikan kepada Siti Anita, “Jika benar-benar salah mengapa ibu harus menutupinya dan membela yang salah. Kita sudah di gaji negara dan seharusnya kita bekerja sebagaimana mestinya. Jadi jangan itu bela yang salah,” ungkap Kadus III mengulang perkataannya seperti yang dia sampaikan kepada Siti Anita.
Dengan kejadian ini  saat dikonfirmasi wartawan media Inimedan.com, Jumat 22/01) sekitar pukul 12:30 WIB, Kadus III itu mengungkapkan, semestinya oknum Kasi PMD itu tidak perlu berlebihan dengan melarang oknum Kepala Dusun untuk berkomentar di Facebook. “Kalau memang benar komentarnya menyudutkan pemerintahan desa okelah, ini ditanya soal komentar apa, dia tidak bisa menjawab,” sebut Nursaid. (putra)

Komentar

News Feed