oleh

Ketua DPC Partai Demokrat Medan Didesak Mundur

Inimedan.com-Medan

Sebanyak 15 Ketua Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Partai Demokrat se Kota Medan, melayangkan surat kepada Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terkait pernyataan sikap dan mosi tak percaya atas ketidakmampuan Ketua DPC Partai Demokrat Medan, memimpin partai berlambang mercy itu.

Dalam pernyataan sikap yang ditandatangani bersama oleh 15 Ketua DPAC Partai Demokrat se Kota Medan,berlangsung di Hotel Madani Jalan SM. Raja Medan, Rabu (28/08).

Adapun 15 Ketua DPAC Partai Demokrat se Kota Medan yang hadir masing-masing, Ketua DPAC Medan Deli, H.Chairuddin Salim,Medan Petisah, Rahmadsyah Putra Sitepu, Medan Barat, Budi C Sihombing, Medan Perjuangan, Anton Panggabean, Medan Helvetia, Rimba Lumbantoruan, Medan Denai, Abd Rahman, ST, Medan Belawan, Samato Duha, Medan Johor, Edin Samosir, Medan Polonia, M Yunus Batubara.

Selanjutnya, Ketua DPAC Medan Area, Rauf Ahmad, Medan Labuhan, Juliah Harahap, Medan Timur, Subanto,ST, Medan Maimun, Darul Imam Hutabarat,SH,  Medan Kota, Asmaidin Rais, ST dan Medan Sunggal, H.Syahriandy SE,M.Si.

Chairuddin Salim dan Rahmadsyah Putra Sitepu mewakili para Ketua DPAC kepada wartawan Kamis, (29/08) di Medan, mengatakan, setelah mencermati dan menyikapi situasi dan kondisi serta eksistensi DPC Partai Demokrat Kota Medan di bawah kepemimpinan Burhanuddin Sitepu, hasil Muscab 2017, dinilai tidak memiliki kemampuan sesuai dengan tupoksinya menurut AD/ART Partai Demokrat.

Hal ini, kata Chairul terlihat dari beberapa indikator yang antara lain tidak pernah melantik kepengurusan DPAC se Kota Medan hasil Musancab, serta menyerahkan SK pengangkatan, sehingga membuat ruang gerak DPAC sangat terbatas untuk berbuat di kecamatan, bahkan tidak diakui keabsahannya oleh forum komunikasi pimpinan kecamatan (Muspika) setempat.

Selain itu, Burhanuddin juga dinilai kurang respon terhadap permasalahan yang ada ditatanan bawah serta tidak mempunyai program dan tujuan yang jelas untuk kemajuan dan membesarkan partai, ujarnya.

Bergulirnya pernyataan sikap dan mosi tak percaya kepada Ketua DPC Partai Demokrat yang tembusannya di tujukan kepada Sekjen DPP Partai Demokrat, Ketua BPOKK, Ketua KPP, Ketua Komisi Pengawas dan Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, juga dipicu atas larangan keras Burhanuddin Sitepu kepada para Caleg di Pilcaleg yang lalu, untuk bertandem dengan Caleg DPRD Propinsi maupun Caleg DPR RI. “Semakin kami tidak paham mau dibawa kemana partai ini atas larangan keras tersebut,” sebut Chairul.

Mereka juga menyebutkan bahwa dibawah kepemimpinan Burhanuddin tidak menjalankan administrasi partai dengan jelas dan trasparan, karena tidak melibatkan pengurus partai secara utuh dalam mengambil langkah-langkah strategis partai, bahkan cenderung one man show dan tidak memiliki kemampuan menggerakkan roda partai hingga ketingkat PAC dan ranting.

Chairuddin Salim juga menjelaskan bahwa  pengurus DPAC juga mengakui bahwa tidak pernah dapat manfaat atas penerimaan bantuan keuangan dari pemerintah maupun penerimaan konstribusi anggota fraksi yang diterima setiap bulannya, paparnya.

Untuk itu lanjut mantan anggota DPRD Medan Priode 2009-2014 ini, pihaknya memohon kepada Ketum DPP Partai Demokrat agar Burhanuddin Sitepu segara diganti, karena dinilai sudah tidak lagi qualified untuk menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Medan yang menaungi seluruh kader untuk mengembalikan kejayaan Partai Demokrat kembali, khususnya di Medan.

“Hal ini kami sampaikan karena kecintaan kami terhadap Partai Demokrat. Apabila tidak mendapat respon, kami akan pertimbangkan untuk mundur dari Kepengurusan DPAC dan membubarkan kepengurusan ranting dan anak ranting yang sudah susah payah kami bangun,” tandas Chairul yang diamini seluruh Ketua PAC yang hadir.(Jal)

Komentar

News Feed