oleh

Marga Simanjuntak Beri Dukungan Bantuan Hukum Mengungkap Tabir Pembunuhan Nurhaida  

Inimedan. com_ Taput.
Ket.Gambar :  Pengurus PSSSI- B Cab Silindung mengadakan musyawarah untuk pendampingan hukum. ( ist )
Rumah almarhumah Nurhaida Br Simanjuntak ( 64 ) yang ditemukan sudah meninggal mengenaskan di Aek Latong, kawasan Sipirok Tapsel ( 24/7),” diserbu” pelayat yang telah lama menunggu, setelah jenazah tiba di rumah duka pukul 23.00 WIB tadi malam. ( 25/7).Jenazah telah diotopsi di Medan kini disemayamkan di Desa Lumbansoit,Kecamatan Sipoholon, yang rencananya  dimakamkan,Rabu ( 27/7).
Tangis keluarga dan warga setempat mewarnai suasana duka saat ambulans tiba di depan rumah almarhumah. Keluarga berharap kiranya polisi dapat segera melacak pelaku pembunuhan dengan yang diduga bermotif perampokan itu.  “Semoga aksi penjahat biadab ini terekam CCTV di lokasi kejadian yakni di Jalan Ferdinand Lumbantobing ( Jl HKI )  depan Hotel Perdana atau di seberang Hotel Diaji,Tarutung.Jika kedua hotel ini ada terpasang CCTV akan memudahkan polisi untuk melacak pelaku, sebab ada yang melihat di lokasi itu korban dijemput dan naik sebuah mobil.
BANTUAN HUKUM
Sementara itu pengurus Cabang Parsadaan Simanjuntak Sitolu Sada Ina Cabang Silindung Boru bere ibebere.(PSSSI BB/i Cab. Silindung), sebagai organisasi sosial marga Simanjuntak, dalam kunjungan ke rumah duka menyatakan komitmennya siap melakukan pendampingan hukum untuk mengungkapkan  tabir kasus kematian boru Juntak itu.
Ket. Gambar: Jonggi Simanjuntak SH komit melakukan bantuan hukum untuk keluarga korban. ( ist )
 Jonggi Simanjuntak SH selaku Ketua PSSSI Cab. Silindung didampingi pengurus sektor menegaskan bahwa PSSSI Cabang Silindung berkomitmen mendampingi keluarga korban mengungkapkan kasus ini sampai tuntas, tanpa dibebankan biaya apapun dari keluarga selama proses penanganan kasus tersebut. Semua biaya proses pendampingan hukum akan ditanggung oleh PSSSI Cab. Silindung. Jonggi Simanjuntak  yang juga seorang Pengacara menyampaikan terima kasih kepada Polsek Sipirok dan Polres Taput yang proaktif menyikapi kasus mengerikan itu.
” Salut untuk marga Simanjuntak, ini membuktikan bahwa organisasi marga tak hanya sekedar wadah perkumpulan untuk acara doa dan arisan, tapi juga berperan aktif berkontribusi untuk peristiwa seperti ini, ” ujar seorang warga dikutip media ini. Kalangan marga Simanjuntak sangat prihatin atas peristiwa tragis itu, dihubungkan lagi dengan kasus tewasnya Brigadir Josua Hutabarat yang ibunya juga boru Simanjuntak. Kasus itu juga sejauh ini masih belum tuntas. *le#

Komentar

News Feed