oleh

Massa Nelayan : “Janji Janji Wagirin Bohong”

Inimedan.com-Medan

Ketua DPRD Sumatera Utara H.Wigirin Arman sempat dibuat emosi oleh beberapa orang massa Nelayan yang berunjukrasa di depan Gerbang gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (27/9) siang. Pasalnya ada sejumlah pengunjukrasa melontarkan ucapan “Janji-janji Wagirin hanya bohong belaka”.

Tudingan “Janji-janji Wagirin hanya bohong belaka” itu diteriakan oleh beberapa pengunjukrasa ketika Ketua DPRD Sumatera Utara memberikan paparan kepada para pengunjukrasa yang memenuhi Jalan Imam Bonjol Medan.

Waringin seketika itu kelihatan menahan emosi, sambut berucap “Boleh (Anda) berkata (saya) bohong. Tapi pakai data dan fakta. Jangan di tengah-tengah seperti ini,” tegasnya.

Dia mengatakan, anggota dewan sebagai wakil rakyat bekerja dengan mekanisme yang ada, sesuai undang-undang yang berlaku. “Bukan asal berucap omong kosong. Semua yang kami lakukan ada aturannya,” katanya.

Massa nelayan yang berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut, diterima langsung Ketua DPRD Sumut, H.Waringin Arman. Melalui pengeras suara dari mobil komando, Wagirin berjanji akan meneruskan seluruh tuntutan nelayan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah pusat.

“Banyak peraturan pemerintah yang tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat. Tapi nanti kami akan desak untuk ditinjau kembali jika itu merugikan nasib nelayan,” kata Waringin menjawab tuntutan dari para pengunjukrasa.

Dia juga mengatakan akan mendesak Presiden melalui DPR untuk mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sektor perikanan dengan melibatkan kementerian terkait. Hal ini dimaksudkan untuk menuntaskan masalah-masalah yang berkaitan dengan kehidupan nelayan.

Adapun aksi unjuk rasa nelayan ini menyampaikan dua tuntutan utama, yakni dibebaskan rekan mereka yang ditangkap polisi bulan lalu dan pengapusan Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan nomor 71 tahun 2016 tentang Larangan Penggunaan Alat Tangkap Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik. (di)

 

Komentar

News Feed