oleh

Nurul Amirah Ambisi Menuju Papua

Inimedan.com-Medan.
Perkembangan olahraga panahan di Medan terus mengalami peningkatan yang signifikan. Apalagi dengan keberadaan komunitas panahan Sakera Archery Club bermarkas di Lanud Soewondo Polonia Medan telah melahirkan atlet berbakat kota Medan. Salah satunya, atlet panahan bernama Nurul Amirah yang terus menggenjot latihan untuk mencapai target tingkat nasional.
Atlet yang dilahirkan di Bukittinggi ini semakin memfokuskan diri latihan sebagai persiapan untuk mengambil tiket Popnas Papua 2019 dan Pra Pon di Bengkulu 2019 sebagai ajang seleksi antar atlet se-Sumatera menuju pesta  olahraga akbar nasional di Papua, 2020.
Pelajar SMA Harapan 1 Medan ini telah menuai berbagai prestasi dalam kejuaraan panahan. Hasil yang telah diraih belum membuatnya berpuas diri, namun semakin berpacu dan termotivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi untuk membahagiakan kedua orangtua.
Capaian prestasi bidang olah raga panahan diperoleh cewek yang dilahirkan 8 Februari 2003 ini tidak bisa diraih dengan instan, terlebih olah raga panahan memiliki trik tertentu. Sehingga atlet membutuhkan latihan rutin, berdisiplin dan kesungguhan serta hasil akhir kata juara.
Anak dari drg Wahid Khusyairi, MM dan drg Syawalini Fitri Sinaga ini mengatakan
latihan tiga kali seminggu harus fokus dan rajin ibadah agar mendapat prestasi maksimal. Memanah harus fokus dan sesuai hati, kalau tidak mood tembakannya jelek. Namun kalau mood pasti tembakan fokus sesuai dengan sasaran.
Raihan prestasi itu tidak lepas dari dukungan orang tua. Pasalnya selain pemenuhan sarana pahanan, motivasi orang tua terhadap anak bungsu dari tiga bersaudara ini  berperan besar dalam menjemput prestasi.
Tangan dingin sang pelatih Robby Cahyadi merupakan ‘alat asah’ lanjutan bagi atlet. Selain itu wadah yang tepat selama mengasah potensi memanah juga harus diperhitungkan untuk mengincar prestasi yang merupakan impian setiap atlet.
“Sebagai atlet maupun masyarakat yang menggemari olahraga panahan seharusnya memanfaatkan kejuaraan untuk meningkatkan kemampuan memanah agar bisa lebih profesional. Untuk itu, target ke depan dapat menjadi kontingen Sumut pada ajang Popnas dan Pra Pon” ujar atlet berhijab ini di Medan, Selasa (11/9).
Ia menuturkan kejuaraan yang digelar dapat melahirkan atlet berprestasi yang bisa membawa nama Medan ke tingkat nasional maupun internasional suatu saat nanti. Untuk itu diharapkan Perpani Medan maupun Sumut memperbanyak kejuaraan sehingga menambah pengalaman dan jam terbang atlet serta menjadi bahan evaluasi bagi atlet untuk mengikuti kejuaraan berikutnya.
“Yang paling penting bagi saya saat ini bisa semakin rutin dan semangat latihan untuk meningkatkan kualitas kemampuan bidikan agar makin baik dalam mendalami olahraga panahan untuk mewujudkan impian ke tanah Cendrawasih,”tutup cewek berkacamata ini. (BL)

Prestasi
1. Medali emas Porkot Medan VIII/2016
2. Juara 2 Kategori SMP Putri Langkat Turnamen 2016
3. Juara 2 Kategori SMA Putri Langkat Turnamen 2016
4. Juara 3 Kategori Dewasa Umum Putri Langkat Turnamen 2016
5. Juara 1 Babak Eliminasi 30M Rector State University Of Medan Championship 2016
6. Peraih Juara 3 Babak Kualifikasi 1 + 2 Jarak 30M Rector State University Of Medan Championship 2016
7. Juara 1 Kategori SMP Putri Porseni Shafiyyatul Amaliyyah 2017
8. Juara 3 Panahan Putri Tingkat SMP, Milad ke 10 Al-Fitian 2017
9. Juara 2 Kategori Nasional SMP/SMA Beregu Putri Pasofest 2018
10. Peringkat 4 Kategori Nasional SMP/SMA Tunggal Putri 2018.

Pertandingan Lainnya :
1. Jogja Archery Open Competition 2017
2. Halim Open Turnamen 2017
3. USU Archery Open 2017

Komentar

News Feed