oleh

Pangdam I/BB Lepas 460 Personil Yonif 126/KC Keperbatasan RI-PNG.

Inimedan.com-Belawan.

Pangdam I/BB Mayjen TNI (Inf) M.Sabrar Fadhilah melepas 460 personil TNI AD dari Kesatuan Batalyon Infantri (Yonif) 126/KC (Kala Sakti), Senin (29/10) sekira pukul 10.00 WIB di Dermaga Pelabuhan Belawan.

Acara pelepasan itu dilaksanakan dalam acara khusus Pangdam I/BB, Mayor Jenderal M. Sabrar Fadhilah bertindak selaku pimpinan upacara dan Letkol TNI (Inf) Mulyo Zunaedi bertindak selaku komandan upacara.

Personil yang dikirim adalah untuk mengantikan Batalyon 121 yang telah selesai masa penugasannya, para prajurit itu diberangkatkan sebagai Satuan Tugas (Satgas) dalam rangka operasi pengamanan perbatasan RI-PNG di sektor utara 2018, dengan diangkut KRI Teluk Bintuni milik TNI AL. Senin (29/10) pukul 10.00 wib.

Tampak hadir dalam pelepasan prajurit dari Yonif 126/KC tersebut, Kapoldasu Irjen Pol.Drs. Agus Andrianto, SH, Danlantamal I Belawan, Laksamana Pertama Ali Triswanto, Danlanud, Dirt Polair Sumut dan perwakilan gubernur Sumatra Utara dan unsur pimpinan Kodam I/BB.

Pangdam I/BB dalam sambutannya mengatakan, hari ini kita akan memberangkatkan prajurit kebanggaan kita dari Yonif 126/KC dalam rangka operasi pengamanan perbatasan kita dan PNG (Papua Nugini).

“Bagi kita prajurit, tugas adalah kehormatan, tugas adalah kehormatan untuk itu saya berterimah kasih kepada semua prajurit yang akan berangkat, apalagi saat ini selain dihadiri para undangan hari ini juga keluargamu (prajurit-red) juga turut hadir dalam memberangkatkan kalian, persiapan dan latihan selama ini semua sudah dilakukan untuk itu pergunakan bekal dan pengetahuan itu dengan sebaik-baiknya selama berada di medan penugasan”, ucapnya.

Sambungnya, tugas kalian disana tidak sedikit dan tidak sebentar, kurang lebih selama 9 bulan kalian akan berada disana, berbagai persoalan mungkin akan muncul namun dengan berbagai bekal dan pengetahuan dan koordinasi pada pimpinan masing-masing maka dinamika  di sana pasti dapat diatasi, karena tugas ini adalah tugas mulia untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. Tegasnya.

“Saya akan memberikan penekanan kepada prajurit yang akan berangkat dalam rangka penugasan menjaga perbatasan hari ini yaitu, pelihara keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dan etika dalam setiap pelaksanaan tugas dimana pun berada, laksanakan tugas dengan mengedepankan operasi teritorial dan operasi intelijen didukung operasi tempur secara propesional sesuai prosedur yang berlaku.

Pahami dan hormati, kultur dan adat budaya masyarakat setempat serta rebut simpati hati rakyat agar terjalinnya kemanunggalan rakyat dan TNI dengan penuh rasa kekeluargaan, jalin komunikasi yang harmonis dengan unsur aparat pemerintah setempat, kendalikan diri dalam situasi apapun di medan tugas laksanakan perintah pimpinan kalian dilapangan, jaga martabat dan kehormatan dan nama baik Kodam I/BB dimanapun kalian berada dan betugas”, pungkasnya. (TP)

Komentar

News Feed