oleh

Pegawai Puskesmas yang Minta Uang Rujukan Harus Ditindak

Inimedan.com-Medan.

Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, H Rajuddin Sagala, S.Pdi sangat menyesalkan adanya oknum pegawai Puskesmas di Kota Medan yang meminta sejumlah uang kepada pasien membutuhkan surat rujukan.

Hal itu dikatakan politisi Partai PKS Kota Medan di hadapan kepala puskesmas sekota Medan yang sengaja diundang setelah adanya keluhan dari pasien peserta BPJS Kesehatan tentang pelayanan Puskesmas. Rapat berlangsung di ruang Banggar, Lantai 2 Gedung DPRD Kota Medan, Kamis (6/9).

“Saya mendapat banyak laporan, beberapa puskesmas meminta uang kepada pasien BPJS Kesehatan saat meminta surat rujukan. Sementara sepengetahuan kami, untuk pengurusan surat rujukan tidak ada biaya atau gratis,” terang Rajudin Sagala.

Suprianto Sahputra, Kepala Bidang Pelayanan dan Kepesertaan BPJS Kesehatan pada pertemuan tersebut menjelaskan, pihak BPJS Kesehatan akan menindak segala kecurangan yang dilakukan oleh pihak Puskesmas jika ada bukti atas laporan masyarakat tersebut.

Untuk penindakan bagi puskesmas dan rumah sakit yang diketahui terbukti melakukan pelanggaran, BPJS Kesehatan menegaskan akan memutuskan kepesertaan BPJS dengan puskesmas dan rumah sakit yang di ketahui membuat malu instansi dan institusi.

“Masyarakat juga hendaknya janganlah datang ke Puskesmas hanya untuk meminta rujukan, karena Puskesmas juga memiliki tenaga medis yang mampu memberikan penanganan dan pengobatan. Jika penyakit tersebut tidak mampu ditangani puskesmas baru dapat mengeluarkan rujukan ke rumah sakit,” terang Kepala UPT Puskesmas Medan Johor, dr Marlina.

Rajuddin Sagala, S.Pdi kembali menjelaskan ada 3 puskesmas yang meminta uang kepada pasien BPJS Kesehatan saat hendak mengurus surat rujukan. “ Saya tidak mengarang, dan ini sesuai pengaduan yang saya terima dari masyarakat. Puskesmas tersebut antara lain: Puskesmas Simalingkar (3 laporan ), Puskesmas Sei Agul (10 laporan), Puskesmas Polonia (1 laporan),” jelas Ketua Komisi B ini.

Untuk itu, Rajuddin mengharapkan agar Puskesmas yang lain tidak meniru hal yang membuat malu institusi ini dan jangan ada lagi laporan mengenai kutipan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab seperti ini. (Sugandhi S)

Komentar

News Feed