oleh

Penertiban Lapak PKL Di Belawan Diwarnai Caci Maki Pedagang

Inimedan.com-Belawan.

Penertiban para pedagang kaki lima (PKL) yang berada disepanjang ruas Jalan Terminal Bandar Deli dan Sumatera Belawan diwarnai caci maki dari pedangang. Selasa (18/6/2019).

Lontaran kata-kata kotor terjadi, karena mereka menganggap, penertiban yang diadakan tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

Salah seorang pedangang makanan dan minuman, M. Br Sihombing mengatakan, penertiban yang dilakukan tersebut tidak diberitahukan baik secara lisan maupun tulisan.

“Memang petugas tidak ada hati nuraninya, kami berjualan di sini untuk membiayai keluarga kami, kalau sudah tergusur mau kemana lagi kami mencari untuk nafkah. Kemana otak kalian,” kata Br Sihombing saat lapak dagangan minumannya dibongkar petugas.

Meski mendapatkan caci maki dari pedangang, namun tidak dapat membendung tim gabungan menggusur rata puluhan lapak PKL tersebut.

Camat Medan Belawan, Ahmad SP membantah pembongkaran tersebut dilakukan secara mendadak. Pihaknya, sudah memberikan pemberitahuan sebelumnya kepada pedangang.

“Sebelumnya sudah kita lakukan pemberitahuan kepada para pedagang untuk dibongkar sendiri bangunan lapaknya, namun tidak ditanggapi akhirnya dilakukan pembongkaran,” ujar Ahmad SP.

Dijelaskannya, pedagang yang berjualan di ruas Jalan Terminal Bandar Deli dan Sumatera Belawan ini, sudah melanggar Peraturan Walikota (Perwal) Medan nomor 9 Tahun 2009 tentang larangan mendirikan bangunan di atas saluran drainase, bahu jalan, dan trotoar.

“Dari itu, kita lakukan penertiban dan pembongkaran. Agar Kota Belawan tertata dengan bersih dan indah,” jelasnya. Dalam pembongkaran lapak PKL tanpak petugas  Kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawan dan TNI-AL  dilibatkan dalam melakukan pengamanan jalannya proses pembongkaran lapak PKL di kawasan Medan Belawan tersebut. (Top/Jal)

 

Komentar

News Feed