oleh

Petugas Pasar Murah Jangan Permainan Kiloan

Inimedan.com-Medan.

Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga mengingatkan Pemko Medan maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk tidak ‘nakal mempermainkan timbangan dalam pelaksanaan Pasar Murah.

“Kita apresiasi adanya pasar murah yang digelar Pemko Medan. Ini untuk menjaga stabilitas harga di pasar menjelang hari besar keagamaan. Tapi, jangan sampai ada permainan. Ada timbangan yang kiloannya berkurang, maupun harganya tidak sesuai yang ditetapkan,” terang Ihwan, kepada wartawan, Kamis (16/5).

Ada 151 titik pasar murah yang disediakan Pemko Medan. Masing-masing pasar murah tersebut menjual berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, gula, telur, minyak tanah dan lainnya.

Berdasarkan informasi, pasar murah tersebut tidak digelar di kantor lurah. Namun ada di rumah kepala lingkungan. Selain itu, pasar murah tidak lengkap menjual barang-barang yang dibutuhkan. Seperti di Tanah 600 Marelan, pasar murah digelar di rumah kepala lingkungan. Barang yang dijual hanya beras, gula, mentega dan minyak goreng. Sementara telur dan sirup tidak ada.

“Harga bahan pokok di pasar murah sudah di subsidi sekitar 20-30 persen. Ini dibuat agar masyarakat kurang mampu dapat membeli. Sama-sama kita lakukan pengawasan. Semisal bahan pokok yang sudah dibeli, ditimbang ulang. Disperindag dan seluruh panitia yang terlibat, termasuk kecamatan dan kelurahan harus proaktif mengawasi,” ajaknya.

Diketahui, Pemko Medan telah menggelar pasar murah sejak 30 April hingga 29 Mei mendatang. Barang yang dijual, seperti beras IR-64 dijual Rp8.400/kg, harga pasarannya Rp11.000/kg. Kemudian gula pasir, dijual Rp9.300/kg, harga pasarannya Rp12.000/kg dan masih banyak lagi kebutuhan pokok lainnya. (di)

 

Komentar

News Feed