oleh

RSU Putri Bidadari Stabat Qurban 12 Ekor Lembu

Inimedan.com-Stabat

          Dalam rangkaian Hari Raya Idul Adha 1439 H tahun 2018 Keluarga besar RSU Putri Bidadari Stabat, Rabu (22/8) melakukan penyembelihan 12 ekor lembu qurban. Penyembelihan hewan qurban yang dilaksanakan dihalaman parkir belakang rumah sakit umum termegah di Kabupaten Langkat tersebut Jalan lintas Stabat-Tanjung Pura, Dusun Dondong Sejati, Desa Jentera Stabat, Kecamatan Wampu, Langkat.

Hadir menyaksikan pemotongan 12 ekor lembu qurban tersebut H M.Nur Abu Bakar selaku pemilik RSU Putri Bidadari didampingi Direktur Utama RSU Putri Bidadari H Firmansyah SE MARS, Direktur RSU Putri Bidadri H.Nurdiansyah, para dokter RSU Putri Bidadari, tokoh agama, tokoh masyarakat dan keluarga besar RSU Putri Bidadari .

Direktur RSU Putri Bidadari H.Nurdiansyah yang pada saat itu mendampingi ayahnda nya H M.Nur Abu Bakar pada wartawan menuturkan kalau Idul Adha selalu ditandai dengan menyembelih hewan qurbanada nilai historis tentang cinta dan perjuangan seorang ayah kepada anaknya dalam Idul Adha tersebut, yaitu saat Nabi Ibrahim AS mendapat wahyu untuk menyembelih putranya sendiri yaitu Ismail. Ibrahim dihadapkan pada pilihan untuk melaksanakan perintah Allah Swt atau mempertahankan anak yang dicintainya. pilihan yang sangat dilematis namun atas dasar taqwa dan cinta kepada Allah Swt yang melebihi dari segalanya, Ibrahim siap untuk melaksanakan perintah Allah Swt untuk menyembelih putranya sendiri. hingga akhirnya Ismail digantikan oleh malaikat dengan seekor domba.

Masih menurut H.Nurdiansyah yang biasa disapa bang Haji Dian menuturkan kalau 12 ekor lembu hewan qurban ini berasal dari qurban keluarga besar kita yaitu ayah nda H M.Nur Abu Bakar, qurban para dokter yang bertugas dirumah sakit Putri Bidadari serta karyawan yang bertugas disini, alhamdulilah semoga daging qurban ini bisa dinikmati dan kita bagikan untuk karyawan dan masyarakat sekitar sini .

Saniyem warga sekitar rumah sakit umum Putri Bidadari saat mengambil daging qurban pada wartawan menuturkan kalau semenjak berdirinya rumah sakit ini, kami masyarakat sekitar sangat terbantu sekali, kami bisa jualan siang dan malam disekitar sunu, masyarakat juga bisa bekerja, tidak seperti sebelumnya daerah sini seperti daerah kota mati tak bertuan, yang pasti kehidupan kami alhamdulilah terbantu, ditambah lagi kalau pak Haji dan anak-anaknya itu orangnya sangat dermawan suka menolong ucapnya .(Don)

 

 

 

 

Komentar

News Feed