oleh

Tawuran, Puluhan Pelajar SMU Diamankan

Inimedan.com-Marelan.

Polsek Medan Labuhan mengamankan sejumlah pelajar SMU yang hendak tawuran, Jum’ at siang (19/7/2019). Para pelajar yang diamankan itu adalah siswa SMA/SMK Budi Agung Jalan Platina Raya Medan Marelan dengan SMA/SMK Brigjen Katamso Jalan Marelan Raya Medan Marelan.

Atas kejadian itu, pihak sekolah Budi Agung melakukan pencarian atau swepping kepada siswa yang diduga tawuran dan berhasil mengamankan 11 org siswa SMA/SMK Budi Agung dan 1 org siswa SMK Bina Satria yg diduga terlibat dalam kejadian tersebut dengan identitas :

– Roni Kelas XI-5 SMK-TI Budi Agung, warga Marelan Pasar V, Gang Pinang.

– Dimas Hariadi, Kelas XII-1 SMK-TI Budi Agung, warga Marelan Pasar III Timur, Gang Prajurit.

– M. Rafiq, Kelas XII-TKR 6 SMK-TI Budi Agung, warga Payah Pasir. Alfriansyah, Kelas XI-TKR 2 SMK-TI Budi Agung, warga Marelan Pasar IV, Gang Ujung. Gusti Randa, Kelas XI-TKR 5 SMK-TI Budi Agung, warga Marelan Pasar III Timur Gang Seroja. Sahrul Rambe, Kelas XII-TKR 5 SMK-TI Budi Agung, warga Tanah 600, Gang Muslim PancasilaM. Hafiz Akbariyan, Kelas XII-TKR 5 SMK-TI Budi Agung, warga Tanah 600, Gang Kasno. Rico Armanda, Kelas XII.

-Agus Kom, SMA Budi Agung,  warga Jalan Kapten Rahmad Buddin Terjun. Egi Riski, Kls X. Adam Malik SMA Budi Agung, warga Martubung Blok III.

– Alvin, Kelas X.

-Mercury SMA Budi Agung, warga Perumahan Taman Citra Titi Papan.

– Adam Nusyabani, Kelas XII.

-Isacnewton SMA Budi Agung, warga Marelan Pasar II Barat, Gang Tanjung.

-Riski Rahmadani, Kelas XII-2 SMK Bina Satria, wargaTanah 600 Jalan Paku, Gang Awi.

Adapun keterangan dari para siswa Budi Agung itu, kejadian tersebut berawal dari adanya beberapa siswa dari sekolah Brigjen Katamso sekitar 20 orang yang mendatangi siswa Budi Agung yang sedang duduk-duduk diwarung tepatnya di belakang Sekolah Budi Agung, tiba-tiba siswa Brigjen Katamso menyerang siswa Budi Agung dengan melempar batu, kemudian siswa dari pelajar sekolah budi agung melarikan diri.

Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari yang didampingi Kanit reskrim Iptu Bonar H Pohan saat tiba di Sekolah Budi Agung langsung memberikan arahan kepada para siswa yg diduga terlibat tawuran. Serta menghimbau para guru agar memberikan tindakan tegas kepada siswa yang melakukan pelanggaran (tawuran).

Pada saat itu juga, dilakukan pertemuan antara pihak Sekolah Budi Agung dengan Sekolah Brigjen Katamso untuk membahas permasalahan yang terjadi. Pihak Sekolah akan sama-sama mengawasi siswanya masing-masing dan akan menindak tegas siswanya apabila melakukan pelanggaran (tawuran) akan dikeluarkan dari Sekolah.

Agar tidak terjadi serangan kembali, Kanit Intel dan anggota serta Bhabin Marelan masih standby di Sekolah Budi Agung untuk antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Dari pantauan awak media, pelajar tersebut dibawa ke mapolsek Medan Labuhan untuk diberikan pengarahan.

“Para pelajar ini kita bawa ke Polsek Medan Labuhan untuk diberikan arahan-arahan atau didikan yang baik. Dan akan kami tes urine juga,” tegas Kapolsek Medan Labuhan, AKP Edy Safari yang didampingi Kanit Reskrim Iptu Bonar H Pohan. (Top)

Komentar

News Feed