oleh

Terlibat Penganiayaan, 4 Satpam Unimed Disidangkan

Inimedan.com-Medan.

Empat orang anggota Satuan Pengamanan (Satpam) Universitas Negeri Medan (Unimed)  terdakwa pelaku penganiaayaan yakni Bagus Prayetno (18) warga Dolok Masihul Deli Serdang,  M.Harya Presta (22) warga Kelurahan  Gaharu Medan, M.Abdul Kadir (21) warga Medan Marelan dan Feri Zulham (26) warga Jalan Pancing, Selasa (16/7) di sidangkan di PN.Lubuk Pakam Cabang Labuhan Deli.


Ke empat petugas satuan pengamanan (Satpam) di Kampus Unimed, merupakan pelaku penganiayaan hingga tewas terhadap  dua orang korbannya yaitu Joni Pernando Silalahi (30) danSteven Sihombing (28) keduanya warga Jalan Tangkul Kelurahan Sidorejo.

Dalam pemeriksaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cabjari Labuhan Deli Eko Maranatha Simbolon, SH dan Majelis Hakim PN Lubuk Pakam Sabar Simbolon,SH, Said Hamrizal Zulfi,SH dan Tarima Saragih,SH bahwa keempat terdakwa mengakui melakukan penganiayaan terhadap kedua korban tersebut.

Menurut Hakim  dalam isi surat visum et repertum kedua korban mengalami luka-luka akibat  penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama yang mengakibatkan tewasnya kedua korban.


Dikatakan Sabar Simbolon, ke 4 terdakwa melanggar pasal 170 ayat 2 angka 3 KUHP sebagai berikut: “(1) Barang siapa dengan terang-terangan dan secara bersama-sama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara 5 tahun 6 bulan penjara.


JPU Eko Simbolon menambahkan keempat terdakwa melakukan penganiayaan dengan peran berbeda terdakwa  M. Harya Presta saat kejadian menginjak dan memborgol korban dan membawa korban Joni Fernando Silalahi dari portal ke pos.

Lalu Bagus Prayetno  memiting dan menghantamkan kepala korban Stevan Sihombing ke aspal. Kemudian terdakwa M.Abdul Kadir berperan menendang korban dan membawa korban Joni dari portal ke pos, Feri Zulham  memukuli korban di pos.

Empat terdakwa  awalnya mengamankan kedua korban, lalu setelah itu pelaku memborgol dan dibawa ke pos satpam.

Di dalam sidang yang beragenda pemeriksaan saksi yaitu ayah kandung korban Joni Silalahi yaitu E. Silalahi dan istri korban  Krista Purnama Sari Silaban mengatakan mereka melihat korban, Joni sudah tewas ditempat kejadian perkara dan Stefan masih ada nyawa dan sempat dibawa ke rumah sakit namun akhirnya tewas.

Ke empat petugas Satpam Unimed itu sebelumnya menduga bahwa kedua korban lah sebagai pelaku pencurian sepeda motor karena tidak dapat menunjukkan STNK dan sebagai pencuri helm karena seringnya mahasiswa dikampus tempat mereka bekerja kehilangan di areal kampus Unimed.


Usai pemeriksaan, hakim mengundurkan sidang dan akan dilanjutkan pada senin pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi dari pihak kampus Unimed.(Top)

Komentar

News Feed