oleh

Tipu Ratusan Juta. Oknum PNS Dinkes Dipolisikan

T.Tinggi-inimedan.com
Seorang oknum Pegawai Dinas Kesehatan kota Tebing Tinggi Nurhasanah ,38 warga jalan Pala Kelurahan Bandar Utama Kecamatan Tebing Tinggi Kota .Kota Tebing Tinggi akhirnya.Selasa (4/4) berurusan di Mapolres Tebing Tinggi.
Pasalnya Nurhasanah tersangka pelaku penipuan telah dilaporkan 4 dari 6 orang korban penipuan hingga mencapai ratusan juta rupiah. Modus penipuan yang dilakukan tersangka Nurhasanah, konon dapat memasukkan para korban untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tersangka bekerja tidak sendirian melainkan bekerja sama dengan Thamrin (50) warga Bekasi- Jawa Barat yang mengaku sebagai Pegawai BAKN Pusat.
Informasi di Mapolres Tebingtinggi. Selasa (4/4) melalui Kasubbag Humas Polres Tebingtinggi, AKP MT Sagala membenarkan penangkapan terhadap Nurhasanah, sementara Thamrin warga Bekasi sudah diamankan pihak Polres Metro Jaya-Jakarta dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Adapun para korban yang mengadukan atas kasus penipuan yang dilakukan Nurhasanah, diantaranya Suparman (49) warga dusun IV desa Keriting-Kecamatan Kemuning-Indragiri-Riau yang menyetor sebesar Rp 210 juta, kemudian Jimi Elizar Saragih sebesar Rp 430 juta, Musni sebesar Rp Rp 15 juta, serta Irma Yanti sebesar Rp 15 juta.
Suparman salah seorang yang menjadi korban penipuan mengungkapkan bahwa semula dirinya dihubungi tersangka melalui HP yang menyatakan bahwa di Tebingtinggi ada penerimaan PTT-PNS di bidang kesehatan, kemudian tersangka meminta uang sebesar Rp 45 juta, tergiur dengan tawaran jadi PNS,selanjutnya korban mentransfer uang kepada pelaku melalui BRI, kemudian kembali meminta lagi Rp 200 juta,demikian juga hal yang sama terhadap 3 korban lainnya tersangka meminta uang guna memasukkan ke PNS di Tebingtinggi.

Setelah ditunggu-tunggu hingga batas waktu yang ditentukan, ternyata pekerjaan yang dijanjikan tak bisa ditepati tersangka dan akhirnya berujung ke Polisi. Saat berada diruang pemeriksaan di Mapolres Tebing Tinggi, Nurhasanah tersangka kasus penipuan mengaku ,bahwa “Uang itu katanya sudah diberikaanya kepada Thamrin PNS di BAKN Jakarta.
Dalam kasus penipuan itu pihak kepolisian mengamankan berupa 6 lembar bukti transper uang via BRI dan BNI sejumlah Ro 230 juta, rekening koran BI atas nama Nurhasana serta 3 lembar kwitansi, 1 lembar pernyataan tertanggal 7 Oktober 2016 pengembalian uang Rp 210 juta.
Dari hasil laporan ke 4 korban, masing masing berdasarkan, LP/459/X/2015/SPKT TT tertanggal 26 Oktober atas pengaduan Suparman, LP/177/IV/2016/SPKT TT tertanggal 13 April 2015 pengaduan Jimi Elizar Saragih, LP/464/X/2015/SPKT tertanggal 30 Oktober 2016 pengaduan Musni, serta LP 463/X/ 2016/SPKT tertanggal 30 Oktober 2016 pengaduan Irma Yanti. Atas kasus penipuan tersebut, tersangka Nurhasanah dapat dijerat pasal 372 Subs 378 KUHPidana, ujar Kassubag Humas Polres AKP MT Sagala. [nur]

Komentar

News Feed