oleh

Wahab Dalimunthe Bersama BATAN Bagikan Bibit Padi Unggul ke Ratusan Petani

Inimedan.com-Medan

Anggota Komisi VII DPR RI, H Abdul Wahab Dalimunthe,SH bersama Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), membagikan bibit padi unggul bersertifikat varietas padi Mira (Mutasi I-radiasi) yang merupakan hasil riset iptek nuklir dari BATAN, ke ratusan petani di Desa Jambur Pulau Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sabtu (13/10).

Pembagian bibit padi unggul ke ratusan petani berlangsung lancar, ditandai dengan penyerahan bibit padi varietas Mira dari H Abdul Wahab Dalimunthe,SH dan pihak BATAN kepada seluruh petani yang hadir, masing-masing menerima 5 Kg dalam kemasan plastik, untuk selanjutnya ditanam di lahan pertanian warga.

 Acara bertajuk Demo Teknologi Bidang Pertanian BATAN yakni “Pemanfaatan Hasil Litbang Iptek Nuklir Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional” mendapat sambutan serius dari ratusan petani, mengingat teknologi yang dibeberkan pihak BATAN belum pernah di uji coba oleh para petani tradisional dalam rangka meningkatkan hasil pertanian.

Selain dihadiri Anggota Komisi VII DPR RI, H Abdul Wahab Dalimunthe,SH, juga hadir Sekretaris Utama BATAN Ir.Falconi Margono,MM, Kepala Biro Perencanaan BATAN Ir.  Ferly Hermana,MM, Bupati Serdang Bedagai, Ir.H.Sukirman, Kadis Pertanian Kab Serdang Bedagai, Radianto,SP.MMA, Kades Jambur Pulau,Sunarno dan tokoh masyarakat Ferry Harianto.

Sekretaris Utama BATAN Ir.Falconi Margono,MM dalam sambutannya menyampaikan, terima kasih kepada Wahab Dalimunthe dari Komisi VII DPR RI selaku mitra kerja BATAN yang menggandeng pihaknya untuk meningkatkan hasil pertanian petani khususnya di Kabupaten Sergai, melalui terobosan teknologi untuk peningkatan produksi padi, terutama varietas unggul berdaya hasil tinggi dan tahan terhadap hama penyakit, yang diyakini mampu meningkatkan produktivitas padi nasional.

“Dengan kehadiran bibit padi unggul hasil riset iptek nuklir dari BATAN, diharapkan para petani akan mendapatkan hasil panen lebih signifikan dari hasil sebelumnya. Jika biasanya para petani menghasilkan gabah padi dari setiap hektar sawah berkisar 5-6 Ton/hektar, dengan menggunakan  bibit unggul dari BATAN hasilnya bisa mencapai 9-12 Ton/hektar,” ujar Margono diiringi tepuk tangan dari para petani.

Margono menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan hasil penelitian BATAN yang menggunakan radiasi nuklir. Sebab, radiasi terhadap genetik tanaman tidak mengakibatkan tanaman atau produk tanaman menjadi bersifat radioaktif. Semua hasil pemuliaan tanaman dengan radiasi aman dikonsumsi oleh manusia.

Diceritakannya, pada era tahun 1980 hingga 1985 Indonesia surplus beras hingga di ekspor ke sejumlah Negara, namun seiring dengan waktu maka prokduktivitas semakin berkurang disebabkan berkurangnya lahan pertanian, ini antara lain dipergunakan untuk daerah pemukiman, jalan, kawasan industri, dan lain-lain.

Disamping masalah lainnya  seperti pengaruh iklim, banjir dan kekeringan serta adanya serangan hama dan penyakit menyebabkan berkurangnya produktivitas lahan dan tanaman. BATAN punya kontribusi penting di bidang penelitian pangan. Melalui implementasi teknik nuklir, lembaga ini berupaya ikut menjawab tantangan masalah krisis pangan yang dihadapi bangsa saat ini, tandasnya.

Sementara itu H.Wahab Dalimunthe juga mengapresiasi keseriusan BATAN dalam alih teknologi dalam rangka peningkatan hasil produktivitas hasil pertanian rakyat, sekaligus secara otomatis akan meningkatkan pendapatan ekonomi petani.

Untuk itu mantan Wakil Gubernur Sumatera Utara itu, berharap  kepada seluruh petani agar benar-benar memanfaatkan hasil Teknologi BATAN untuk meningkatkan hasil produksi pertaniannya.

Turunkan PPL

Sedangkan Kadis Pertanian Kab Serdang Bedagai, Radianto,SP.MMA menyahuti keinginan Wahab Dalimunthe dan BATAN untuk meningkatkan hasil produksi padi di Kabupaten Sergai yang menggunakan bibit padi unggul varietas padi Mira, dengan menurunkan ratusan petugas penyuluh pertanian (PPL), dan akan terus bekerja sama dengan BATAN.

Dijelaskannnya, lahan pertanian sawah di Kabupaten Sergai seluas 38 ribu hektar, hasilnya Kabupaten Sergai surplus beras dan bisa memasok kebutuhan beras ke Kota Medan dan Kota Tebing Tinggi.

 Selain itu, tiga wilayah di Kabupaten Sergai dikenal sebagai produsen beras organik yakni Desa Pulau Gambar, Desa Teluk Mengkudu dan Desa Lubuk Bayas. Dengan adanya bibit unggul hasil riset BATAN, nantinya produksi beras dari Kabupaten Sergai akan lebih meningkat lagi, tandasnya.  (Lal)

Ket foto : Anggota Komisi VII DPR RI, H Abdul Wahab Dalimunthe,SH (dua dari kanan) foto bersama dengan Bupati Serdang Bedagai (pakain Pramuka) dan Sekretaris Utama BATAN Ir.Falconi Margono,MM (tiga dari kiri) usai acara pembagian bibit padi unggul.(Lal)

 

Komentar

News Feed