oleh

Wahab Dalimunthe Serahkan Betor Pengangkut Sampah Kepada Pengelola Bank Sampah

Inimedan.com-Medan

Tokoh masyarakat Sumatera Utara, H.Abdul Wahab Dalimunthe,SH (AWD) yang juga Anggota Komisi VII DPR RI, menyerahkan kenderaan  beca bermotor (Betor) pengangkut sampah kepada sejumlah penggiat dan pengelola bank sampah yang ada di Kota Medan, dalam acara Sosialisasi Pengembangan Bank Sampah di Kota Medan Senin (19/11) di Andaliman Hall Medan.

Penyerahan kendaraan Betor pengangkut sampah tersebut diserahkan AWD secara simbolis, kepada kordinator pengelola bank sampah di Kota Medan masing-masing, Kelurahan Tanjung Rejo Kecamatan Sunggal, KSM Bandar Selamat Kecamatan Medan Tembung, KSM Mahkota Kecamatan Medan Marelan, KSM Artha Jaya Kecamatan Belawan dan KSM Kecamatan Medan Denai.

Turut hadir bersama AWD,  Kasub Sarana dan Prasarana Direktorat Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Agus Saefuddin, Wali Kota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Muhammad Husni SE MSi,  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Medan Isa Anshari dan segenap pengelola Bank Sampah yang ada di Medan.

Anggota Komisi VII DPR RI, H.Abdul Wahab Dalimunthe,SH dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi atas keseriusan Pemko Medan dalam hal  pengembangan bank sampah di ibukota Sumatera Utara ini. Keseriusan itu dibuktikan dengan telah terbentuknya Unit Pelaksana
Teknis (UPT) Bank Sampah di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan.

“Sebaik apapun program pengembangan bank sampah ini, tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan dari masyarakat dan kepala daerah dan jajarannya,” ujar Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini.

Untuk itu, Wahab mengharapkan Pemko Medan terus melakukan pengembangan, sehingga bank sampah dapat berkembang dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat Medan.

Selanjutnya mantan Wakil Gubernur Sumut ini meminta kepada penggiat dan pengelola bank sampah yang sudah menerima Betor pengangkut sampah, agar lebih meningkatkan kinerjanya dalam rangka memelihara kebersihan lingkungan dan mengolah sampah menjadi bahan yang bernilai ekonomis bagi masyarakat.

Sementara itu, Kasub Sarana dan Prasarana Direktorat Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Drs Agus Saefuddin, M.Si dalam paparannya menyebutkan, Bank Sampah dapat mengolah sampah yang bernilai ekonomi menghasilkan material daur ulang (kertas, plastik, logam, dll) sebagai bahan baku industri.

Nasabah Bank Sampah mendapatkan tambahan penghasilan, pembelajaran memilah sampah, dan menghasilkan barang seni yang inovatif. Nasabah sebagai masyarakat yang dapat membantu mengurangi laju pencemaran lingkungan dan meningkatkan kesehatan lingkungan,ungkapnya.

Dijelaskannya, manfaat bank sampah dari aspek lingkungan, berkurangnya volume sampah yang diproses di TPA, membantu mengurangi pencemaran udara akibat pembakaran sampah dan menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih.

Sedangkan dari aspek pendidikan, menanamkan pentingnya mengelola sampah skala rumah tangga kepada warga, pendidikan lingkungan hidup sejak dini terhadap masyarakat, warga akan memahami pentingnya  menabung sampah dan akan memaknai sampah yang mereka hasilkan, tuturnya.

Sampah 200 Ton Per Hari

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan,  Muhammad Husni SE MSi menyampaikan, permasalahan sampah di Kota Medan sedang dalam tahap penanggulangan. Masyarakat Kota Medan menghasilkan sampah 2000 ton per hari.

Untuk itu perlu penanggulangan sampah yang lebih serius dan dapat melibatkan langsung masyarakat. Bank sampah merupakan salah satu solusi untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah oleh warga yang nantinya disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau ke tempat pengepul sampah.

Pemko Medan melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan meluncurkan bank sampah sebagai inovasi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus membantu pemerintah mengurangi volume sampah di Kota Medan, jelasnya.(Jal)

 

Komentar

News Feed