oleh

Wali Kota Buka Porseni  PGRI Kota Medan 2018

Inimedan.com-Medan.

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Sekda Kota Medan Ir Wirya Alrahman MM  membuka  Pekan Olaharag dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Medan 2018 di  Lapangan SMU Angkasa  Jalan Polonia Medan, Senin (17/12).  Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi para guru untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengasah kualitasnya dalam bidang olahraga dan seni.

Di samping itu melalui Porseni ini, Sekda juga berharap dapat meningkat tali silaturahmi, kebersamaan  dan rasa solidaritas yang tinggi di antara para guru. Dengan kebersamaan yang dirajut tersebut, mantan Kepala Bappeda Kota Medan itu pun optimis dapat meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kota Medan.

“Melalui Porseni ini, mari kita jadikan guru sebagai profesi yang kuat dan bermartabat  sehingga mampu meningkatkan mutu dan kualias pendidikan di Kota Medan,” kata Sekda.

Dalam pembukaan yang di hadiri Danlanud Soewondo Kol Pnb Dirk Poltje Lengkey, Plt Kadis Pendidikan Kota Medan Drs Ramlan Tarigan, Ketua PGRI Kota Medan  Drs Abdul Rahman Siregar, pimpinan OPD, para juri dan wasit serta para peserta, Wali Kota selanjutnya mengungkapkan, seni dan budaya turut serta dikembangkan agar tumbuh kembang anak bangsa Indonesia sempurna.

Lebih jauh Sekda memaparkan, ilmu pengetahuan akan menjadi makanan yang sempurna bagi otak manusia, olahraga  akan mendukung tumbuh kembang fisik, mana kala seni budaya akan menjadi makanan y6ang paripurna bagi jiwa manusia. “Jika semuanya  berjalanm beriringan, insya Allah manusia Indonesia akan mampu mewarnai percaturan global dengan prestasi di bebagai bidang, termasi olahraga dan seni,” ungkapnya.

Sekda selanjutnya mengingatkan, paradigma lama yang menyatakan bahwa pendidikn  hanya bisa didapat  di ruang kelas  harus diubah. Dikatakannya, pola pikir masyarakat harus terbuka  untuk melihat bahwa pendidikan  itu bisa didapat dimana pun dia berada. “Jadikan apapun sebagai referensi ilmu pengetahuan yang dapat menambah kapasitas,” pesannya.

Saai ini imbuh Sekda, intellegent quotient (IQ) saja tidak cukup untuk mampu menjadi yang terbaik, diperlukan juga  emotional quotient (EQ) serta  spritual quotient (SQ) agar mampu menjadi manusia paripurna yang memiliki integritas dan disiplin tinggi. Selain itu  juga harus didukung bakat dan disiplin yang tinggi sejak dini apabila ingin meraih kesuksessan tersebut.

Sementara itu, Danlanud Soewondo Kolonel Dirk Poltje Lengkey menyampaikan rasa hormat dan bangganya atas terpilihnya Sekolah Angkasa sebagai sebagai tuan rumah pelaksanaan Poseni Guru PGRI Kota Medan Tahun 2018. “Selaku tuan rumah, kami segenap keluarga besar Lanud Soewondo senantiasa siap untuk mendukung dan membantu panitia demi kesuksesan terselenggaranya kegiatan ini,” jelas Dirk.

Kegiatan Porseni Guru PGRI, lanjut Dirk, merupakan momen bagi para guru di Kota Medan untuk menjalin silaturahmi serta mempererat tali persaudaraan dan kekompakan. Berolah raga dalam berbagai pertandingan juga dapat membentuk dan membangun karakter, watak serta budaya masyarakat melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung dalam semangat sportifitas berolah raga dan seni.

“Melalui olah raga badan kita akan menjadi sehat dan dengan seni akan membangkitkan nilai-nilai estetika pada diri kita semua. Semoga hal baik tersebut dapat diwariskan kepada para peserta didik di sekolah masing-masing. Selain itu diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan sumber daya manusia yang lebih berkualitas dan hubungan yang harmonis antar peserta dan panitia,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua PGRI Kota Medan Drs Abdul Rahman berharap pelaksanaan Porseni PGRI Kota Medan dapat berlangsung dengan sukses dan lancar sehingga menghasilkan atlet-atlet dari kalangan guru yang terbaik. “Selain atllet dari kalangan guru yang berprestasi, kita juga berharap event ini dapat meningkatkan tali silaturahmi dna kebersamaan di antara para guru di Kota Medan,” harap Abdul Rahman.(di)

 

Komentar

News Feed