oleh

Wali Kota Tebingtinggi Sampaikan Deklarasi Secara Virtual OAC Ke-4 Tahun 2021

inimedan.com-Tebingtinggi.
Wali Kota Tebingtinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, M.M. didampingi Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Marimbun Marpaung, S.P., M.Si. dan Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, S.STP., M.Si. menyampaikan deklarasi secara virtual, dalam Organic Asia Congress (OAC) ke-4 tahun 2021 di Ruang Kerja Balai Kota, Kamis (25/11/2021).
Organic Asia Congress (OAC) adalah acara dua tahunan IFOAM Asia yang bertujuan untuk mendorong semua pemangku kepentingan untuk berbagi pengetahuan dan memperkuat strategi pembangunan pertanian organik di Asia. OAC telah dilaksanakan sebanyak 3 kali yaitu di Korea Selatan, Tiongkok, dan Filipina. Pada tahun 2021, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah OAC ke-4 dan diselenggarakan di Jakarta, Indonesia pada tanggal 25-27 November 2021.
OAC ke-4 diselenggarakan oleh IFOAM Asia dengan Aliansi Organik Indonesia sebagai mitra utama dan didukung oleh konsorsium yang terdiri dari Yayasan Bina Swadaya dan Yayasan KEHATI.
OAC ke-4 mengangkat tema “Asia Go Organic For A Healthier Planet !”, yang bertujuan untuk menekankan pentingnya pertanian organik pada saat dan pasca pandemi Covid-19. Selain itu, OAC ke-4 ini juga bagian dari rangkaian kegiatan Asia Organic Youth Forum, Asia Organic Expo, dan ALGOA Indonesia Forum.
OAC ke-4 akan memiliki sesi paralel berdasarkan tema untuk membawa semua pemangku kepentingan dalam diskusi yang bermanfaat.
Dalam penyampaian deklarasinya, Wali Kota Tebingtinggi menyampaikan  ALGOA (Association of Local Government for Organic Agriculture) beralih dari Regional ke Nasional.
Berdasarkan keberhasilan-keberhasilan di tingkat Asia, ALGOA bergerak dari regional ke nasional – membangun aliansi dengan negara-negara lokal yang merupakan negara strategis dalam upaya memantapkan pertumbuhan pertanian organik di negara-negara tersebut termasuk Indonesia.
Lanjut Wali Kota, Forum ALGOA Indonesia akan fokus pada hal-hal berikut: Terhubung dengan pemerintah daerah lain untuk mempromosikan pertanian organik dan menjadi perwakilan suara pemerintah daerah yang terlibat dalam pertanian organik, mengembangkan dan menerapkan kebijakan dan strategi bersama untuk membantu konversi ke pertanian organik, melakukan peningkatan kapasitas dan pelatihan pertanian bagi petani, pemuda, dan pejabat pemerintah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya pertanian organik, berjejaring dengan anggota dan mitra ALGOA lainnya untuk berbagi dan bertukar praktik terbaik dan teknologi inovatif terbaru, memfasilitasi perdagangan di antara anggota ALGOA untuk menciptakan platform pasar bersama untuk produk organik, mengadvokasi pertanian organik sebagai salah satu solusi untuk mengatasi perubahan iklim dan untuk memenuhi SDGs, dan mencari proyek organik lain yang bisa saling diimplementasikan.
“Penggagas Forum ALGOA Indonesia ingin mengajak seluruh pemerintah daerah di Indonesia untuk bersama-sama bergotong royong memajukan pertanian organik dan berkelanjutan,” ujar Wali Kota.
“Kita tidak bisa melakukannya sendiri-sendiri. Kita semua memiliki tanggung jawab bersama terhadap Ibu Pertiwi dan generasi masa depan kita. Ibu Pertiwi sedang dalam krisis dan penerapan penuh praktik pertanian organik adalah salah satu solusi untuk masa depan yang berkelanjutan. Mari Menjadi Organik Untuk Sebuah Bumi yang Lebih Sehat !,” tutup Wali Kota mengakhiri deklarasinya.*Zul#

Komentar

News Feed