oleh

Warga Laporkan Dugaan Korupsi Dana Desa Adin Tengah ke Polisi

Inimedan.com- Langkat
     Warga Desa Adin Tengah, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat mengadukan dugaan korupsi pengelolaan Dana Desa (DD) Adin Tengah tahun anggaran 2018 ke Polres Langkat. Informasi yang diterima Inimedan..com, Selasa (30/06/2020), laporan tersebut disampaikan secara tertulis terkait pelaksanaan sejumlah bangunan fisik di Desa tersebut.
     Adapun pembangunan yang diadukan berupa pembukaan jalan baru di Dusun III Desa Adin Tengah, anggaran 2018 dengan volume 700 x 3 meter sebesar  Rp131.135.158, namun pada pengerjaan hanya 440 x 3 meter yang dikerjakan selama 13 hari menggunakan alat berat. Kemudian, proyek pembukaan jalan baru di Dusun V Desa Adin Tengah tahun 2018 dengan RAB sepanjang 1000 x 3 meter, anggaran Rp78.292.075, namun pada tugu informasi dana sebesar Rp12.292.075 dengan lama pengerjaan 2 hari menggunakan alat berat jenis D3.
      Selain itu, ada juga proyek pipanisasi sepanjang 2600 meter di Dusun VII Desa Adin Tengah tahun 2018, di RAB tertulis sepanjang 2600 meter dengan anggaran Rp176.203.000, namun pada pengerjaannya hanya 1.800 meter.
     Tak hanya soal proyek, warga juga mengadukan perihal penggunaan dana Bumdes untuk pembelian lahan balai dusun seluas 200 meter persegi seharga Rp25.000.000 tanpa melalui musyawarah.
    Namun, terkait laporan tersebut, Kanit Tipikor Polres Langkat Iptu Zul Ginting, mengatakan, segala bentuk kerugian  negara yang dilaporkan pelapor dalam anggaran dana desa tahun 2018 di Desa Adin tengah telah dilakukan ganti rugi atau pengembalian oleh pemerintah desa setempat.  Karena itu, untuk persoalan ini, kata mantan Kanit Jahtanras itu, pihaknya sudah melaporkan hasil pemeriksaan kepada pelapor.
     ”  Lebih lanjut silahkan tanya langsung kepada pelapornya, karena sesuai kode etik pemeriksaan, kami hanya bisa menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan kepada yang bersangkutan saja,” ujarnya. (BD)

Komentar

News Feed