oleh

Waris Tinjau Posko Karantina Kesehatan Covid-19 Bagi PMI Asal Malaysia 

Inimedan.com- Tanjung Balai
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tanjung Balai, H Waris meninjau Gedung Olah Raga (GOR) Mini, di Kelurahan Sei Raja, Kecamatan Sei Tualang Raso guna mengecek langsung kesiapan lokasi tersebut yang akan dijadikan sebagai lokasi Karantina Sementara bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI),Senin (17/5/2021).
Turut mendampingi H Waris yakni, Sekdakot Yusmada, Asisten Pemerintahan Nurmalini Marpaung, Kalaksa BPBD M Ridwan Parinduri,  Kadishub Khairul, Camat Sei Tualang Raso Maspar dan OPD terkait.
Saat tiba dilokasi, Waris  langsung mengecek beberapa Fasilitas yang akan digunakan nantinya mulai dari ruangan khusus laki-laki dan perempuan, kamar mandi dan fasilitas lainnya.
GOR Mini sebelumnya juga dijadikan Posko Karantina Sementara Covid-19, diperuntukkan bagi para pendatang/warga  yang merupakan PMI asal Malaysia yang akan tiba di Kota Tanjung Balai sebelum dikembalikan kedaerah asalnya.
Para pendatang atau warga yang baru tiba dari luar Kota Tanjung Balai akan langsung diperiksa suhu tubuh mereka dan dikarantina selama 1 (satu) hari dan jika ada warga/pendatang yang terindikasi Covid-19 akan langsung dibawa dan dirujuk ke Rumah Sakit yang menjadi rujukan Pemerintah Pusat dan Propinsi Sumatera Utara, Jelas Waris
Dikatakan Waris Pemko Tanjung Balai menyiapkan lokasi ini sebagai langkah antisipasi pada saat para PMI nanti tiba di Kota Tanjung Balai, saya minta OPD terkait baik Dinas Kesehatan dalam menyiapkan para tenaga medis yang akan bertugas nantinya, Dinas PUPR untuk membenahi fasilitas pendukung serta OPD lainnya.
Saya berharap sinergitas antar OPD dan Instansi terkait baik Karantina Kesehatan, TNI dan Polri serta Instansi lainnya dalam mendukung penanganan PMI nantinya, Ujar Waris.
“Selama menjalani Karantina sementara, Pemko Tanjung Balai menyediakan kebutuhan makan dan minum bagi warga”, Sebut Waris.
Kepada seluruh petugas medis yang akan bertugas agar tetap menjaga kesehatan diri dan personilnya masing-masing dan tetap menggunakan APD dan perlengkapan lainnya. Karena nantinya yang dihadapi di lokasi Posko Karantina Kesehatan ini adalah masyarakat pendatang dan PMI yang tidak diketahui kondisi kesehatannya, Pungkas Waris Thalib(SB).

Komentar

News Feed