oleh

Wartawan Cetak Medan Utara Silahturahmi ke Mako Yonmarhanlan I

Inimedan.com-Belawan.

Kondisi Belawan yang saat ini terkesan kumuh dan tertinggal bahkan terkesan kurang mendapat perhatian, mengakibatkan banyak pandangan miring mengenai kota pelabuhan yang mempunyai peran penting di Provinsi Sumatra Utara ini bermunculan terutama dari warga yang bermukim  di luar Belawan.

Bercita-cita untuk merubah pandangan buruk tersebut, Danyonmarhanlan I Belawan Letkol Mar James Munthe mulai membangun gagasan untuk melakukan pengembangan wisata bahari di Belawan.

“Diperlukan adanya  terobosan untuk merubah citra  Belawan ini dan terobosan itu harus berasal dari pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama,” katanya, kepada rombongan wartawan cetak medan utara (watak mu), saat mengelar silahturahmi ke yonmarhanlan I Belawan, Kamis (7/2).

Bermodalkan semangat dan bantuan sejumlah orang yang mau perduli dengan Belawan, pria berdarah Batak Karo ini mulai melakukan terobosan untuk mewujudkan cita citanya dengan membersihkan sampah yang banyak menumpuk di bibir pantai Belawan, khususnya pantai yang berada di depan Mako Yonmarhanlan I.

Setelah sampah berhasil diatasi, pantai yang tadinya berlumpur dalam ditimbun dengan menggunakan pasir, sehingga jika air pasang datang bisa dijadikan tempat bermain anak-anak. Pondok untuk tempat istirahat juga dibangun dan letaknya masih di sekitar lokasi Mako Yonmarhanlan 1.

“Dulu kawasan ini semak oleh tumpukan sampah, namun setelah kita bersihkan secara bergotong royong mulai telihat bersih dan enak dipandang mata,” ujarnya.

Agar pantai terlihat asri dan hijau, prajurit Yonmarhanlan I dibantu warga dan Muspika Belawan, melakukan penanaman ribuan batang pohon mangrove atau bakau di sekitar pantai.  “Rencananya kita akan menjadikan tempat ini sebagai tempat rekreasi keluarga karena pantai untuk bermain anak anak, pondok keluarga yang menyediakan minuman dan makanan ringan serta penghijauan sudah tersedia,” jelas James.

Tidak hanya sampai disitu, prajurit matra laut yang lama mengabdi di Papua ini, juga berencana akan memnuat sebuah perjalanan wisata yang menjual beberapa tempat yang menarik di sekitar Belawan seperti pantai Pasir Putih, pulau Burung dan hutan mangrove dengan tarif yang terjangkau.

“Kita akan memanfaatkan beberapa kapal (boat) penyebarangan milik warga untuk mendukung rencana ini dan kita juga sedang membangun kesepahaman dengan warga serta pencinta hutan mangrove,” ujarnya.

Bahkan, pasar terapung atau yang berada diatas laut juga sedang kita direncanakan, sehingga wajah Belawan yang terkesan kumum dan disebut-sebut banyak preman dapat berangsur angsur berubah.

“Memang untuk mewujudkan rencana ini tidak mudah namun jika tidak dimulai dari sekarang kapan lagi. Saya membuat semua ini, hanya sekedar memancing semangat orang lain untuk berbuat seperti apa yang dulu pernah saya perbuat di Papua ketika saya bertugas disana saat  mempromosikan kawasan wisata Raja Ampat,” tutur perwira dua melati ini.

Ditempat yang sama Humas WArtawan CeTak Medan Utara (Watakmu) Fahril, mengatakan siap mendukung rencana Yonmarhanlan tersebut dengan memberikan pemberitaan yang bersifat membangun. “Kami para wartawan cetak yang ada di Watakmu siap mendukung karena hal seperti ini sudah lama kami tunggu dengan harapan semua instnasi yang ada di Belawan mendukung juga,” ujarnya. (Top)

 

Komentar

News Feed