oleh

WNA Korsel Dievakuasi di Perairan Pangkalan Susu Langkat  

Inimedan.com. Langkat –

 Forkopimcam Kecamatan Pangkalan Susu Kab Langkat lakukan evakuasi penyelamatan WNA asal negeri Gingseng di perairan Pangkalan Susu dari sebuah Kapal Cargo berbendera Panama, MV Sun Shine yang berangkat dari Batam menuju Qatar, Minggu (9/2).

Informasi yang berhasil di himpun Inimedan.com  menyebutkan Minggu tanggal 9 Februari 2020 sekira pukul 15.42 Wib KSOP Pangkalan Susu menerima informasi dari Danpos AL Pangkalan Susu yang mendapat perintah dari KS OPS Lantamal I Belawan, bahwasanya ada permintaan bantuan evakuasi crew yang sakit  atas nama Jung Seungwon (20)  warga negara Korea Selatan yang sakit dilokasi Perairan Pangkalan Susu : 0428 131 N/098 18 14 E. di kapal MV Sun Shine  dengan GT 17.825 yang sedang berlayar dan berada dekat dengan perairan laut Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi NAD.

Menyikapi  berita tersebut Kepala Kantor KSOP Kelas IV Pangkalan Susu segera berkoordinasi kepada pihak terkait yakni Forkopimcam,Karantina Kesehatan dan langsung  mengadakan rapat singkat di ruang  rapat Kantor KSOP Kelas IV Pangkalan Susu untuk pelaksanaan evakuasi WNA  crew  MV Sun Shine tersebut.

Selanjutnya sekira pukul 21.06 Wib dengan menggunakan Tug Boat  TB.Martha Chanel milik Pertamina  langsung menuju lokasi kapal Sun Shine  dan mengevakuasi  crew yang sakit sekaligus mengangkut dua orang pendamping  crew MV Sun Shine yakni Jacky dan Jesus ke kapal Tug Boat Martha Chanel. dan saat  serah terima dari kapal MV Sun Shine ke Tim di Tug Boat Martha Chanel kondisi  crew yang sakit memang sudah sangat parah.

Sekira  pukul 00.22 WIB Senin dini hari (10/2)  Tim KKP On Boad TB.Martha Chanel melaksanakan unsur kekarantinaan dan selanjutnya membawa crew yang sakit tersebut  ke RSU Pertamedika Pertamina Pangkalan Berandan untuk pemeriksaan kesehatan lanjutan, Namun sekira pukul 02.30 WIB Tim medis Menyatakan yang bersangkutan telah meninggal.

Informasi kematian crew itu pun sekira pukul  03.15 WIB  di sampaikan ke Agen Kapal dan langsung  berkoordinasi ke owner MV Sun Shine  serta Keluarga di Korea  , dan hasil kordinasi itu meminta kepada Agen kapal yang di Indonesia yakni saudara Irfan agar crew yang sudah meninggal  di rujuk lagi  ke rumah sakit yang mempunyai peralatan Freezer di RSU. Pirngadi Medan berikut 2 orang pendamping untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

KSOP Kelas IV Pangkalan Susu  Gamal Sembiring MM M.Mar.F di dampingi Camat Pangkalan Susu T Fahrizal Azmi S.Sos, Kapolsek Pangkalan Susu AKP Ilham, Danramil 15 Pangkalan Susu Kapten ARM Syamsuddin, Danpos AL Pangkalan Susu  Pelda Kasiman, membenarkan evakuasi tersebut,

“Kami bersama Forkopimcam Kecamatan Pangkalan Susu berupaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkan crew  Kapal  MV Sun Shine WNA asal Korea selatan di perairan Pangkalan Susu, tapi sayang usaha penyelamatan itu belum bisa menolong nyawa crew tersebut karena sesampainya di RSU Pertamedika Pertamina Pangkalan berandan  yangbersangkutan meninggal dunia, ujar Gamal.

Sementara itu di tempat terpisah kepada wartawan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dr Alwi Mujahit Hasibuan  di Medan menyatakan  bahwasanya  kematian  WNA asal Korea Selatan bernama  Seungwon (20)   tersebut bukan karena virus corona.

“Hasil pemeriksaan medis, crew kapal MV Sun Shine  tersebut  meninggal di karenakan serangan jantung dan sesuai permintaan, mayatnya sedang diotopsi, Oleh karenanya masyarakat diminta untuk tenang serta  jangan terpengaruh dengan issu maupun  pemberitaan apapun karena pemberitaan resmi hanya bersumber dari Dinkes Sumut dan hingga kini virus corona belum menyebar ke Sumatera Utara,” ujarnya.( DOEL)

 

Komentar

News Feed