oleh

Alif Menggapai Prestasi Untuk Jadi Marinir

Inimedan.com-Medan
Prestasi atlet saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Bagi atlet yang berprestasi nasional pemerintahan daerah telah menyiapkan bonus dan memberikan kemudahan bagi atlet untuk masuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun TNI/Polri.
Hal ini membuat pelajar kelas VIII SMP Negeri 37 Medan ini terus berpacu untuk meraih prestasi untuk membukukan prestasi dalam olahraga bela diri kempo. Incaran prestasi bertaraf nasional untuk mewujudkan cita-cita untuk menjadi anggota TNI Angkatan Laut khususnya pasukan Marinir.
Kenshi bernama lengkap Alif Hidayah memulai debut di dunia kempo sejak tahun 2016 bergabung di dojo Smard dibawa naungan shimpay Syafrizal dan Rizal. Antara belajar di sekolah dan latihan kempo selalu di bagi waktu bagi anak sulung dari 2 bersaudara ini.
Untuk menjaga stamina tubuh agar tetap fit dan bugar kenshi yang dilahirkan di Medan pada 17 Mei  2005 ini melakoni lari pagi usai sholat Subuh. Saat rekan-rekan sekolahnya masih terlelap dengan mimpi indah. Atlet berdomisili di jalan Gaharu Medan ini melakukan rutinitas kebugaran untuk menghirup udara pagi yang segar.
Meskipun sebagai pendatang baru di beladiri Kempo dirinya telah membukukan raihan emas pada ajang PORKOT Medan X/2018 untuk kecamatan Medan Timur. Dirinya tercatat sebagai yang terbaik di kategori Randori kelas 40/50 kg dengan menyisihkan 16 petarung di kelas tersebut. Hasil yang diraih membuat Welly Susantiyo dan Tri Nur Wibawani ini bertekad untuk mengincar tiket PON XXI di Sumatera Utara-Aceh, 2024 mendatang.
“Hasil prestasi diajang PORKOT Medan merupakan modal untuk membangkitkan semangat untuk meraih prestasi pada kejuaraan mendatang. Tentunya ingin menjadi bagian kontingen Sumut pada PON XXI/2024” ujar Alif di Medan, Kamis (13/12)
Penyandang sabuk kuning ini menjelaskan kempo merupakan beladiri keras penuh tantangan tapi penuh rasa persaudaraan. Artinya saat di luar arena para kenshi memiliki persaudaraan dan kekeluargaan yang kuat. Namun saat diarena kawan menjadi lawan untuk mematahkan pergerakan untuk mencapai nilai terbaik dalam pertandingan.
“Aura olahraga kempo tersebut membuat saya tertarik untuk menekuninya. Selain itu, kempo merupakan ibadah untuk menjaga diri dan persaudaraan selalu di utamakan antara sesama kenshi. iInsyaallah kedepannya saya mau kejar PON 2024 yang di Sumut dan Aceh sebagai tuan rumah” tutup cowok yang memiliki berat 46 kg dan tinggi 163 cm ini.(bayu)

 

Komentar

News Feed