Bupati Darma Wijaya: Maulid Nabi Momen untuk Meneladani Nilai-nilai dan Ajaran Rasulullah SAW

Serdang Bedagai80 Dilihat

inimedan.com-Dolok Masihul

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW ini mengangkat tema “Meneladani Rasulullah SAW dalam Kehidupan Sehari-hari Menuju Masyarakat Mandiri, Sejahtera, dan Religius.

Acara Maulid Nabi dilaksanakan di Masjid Istiqomah,Kecamatan Dolok Masihul, Desa Dolok Menampang,Sabtu (28/10/2023)

Awal sambutannya, Bupati Darma Wijaya menyebut Maulid Nabi ini adalah momen untuk meneladani nilai-nilai dan ajaran Rasulullah SAW yng diberikan untuk umatnya dalam menjalani kehidupan ibadah maupun bermuamalah.

Namun, perlu kita ingat bahwa maulid bukan hanya tentang perayaan semata, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi kita, serta untuk menambah pengetahuan kita tentang agama.

Lanjutnya ,dirinya juga menyampaikan masalah yang sangat penting, yaitu peredaran narkoba di Kabupaten Sergai. Kehadiran narkoba telah mengkhawatirkan dan meresahkan masyarakat, dengan banyaknya laporan kehilangan barang-barang berharga.

“Bupati Berharap peran aktif dari masyarakat terutama para ibu-ibu yang kami lihat lebih berani untuk melaporkan kejadian-kejadian terkait narkoba. ” Ujarnya Darma Wijaya.

Bupati juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga daerahnya masing-masing, khususnya di Dolok Manampang. Salah satunya anak-anak, ialah harapan dan generasi masa depan, karena sebab itu perhatian dan pengawasan terhadap mereka sangat penting.

 

Untuk membantu sektor pendidikan, kami telah membangun pesantren di Desa Bantan, tepatnya di Bagot Puluan. Pesantren ini bukan hanya untuk anak-anak yang kurang mampu, tapi juga untuk orang tua yang ingin memberikan pendidikan agama yang baik kepada anak-anaknya. Biaya di pesantren ini kami gratiskan, sehingga semua yang ingin berpartisipasi dapat bergabung,” tambah Bupati sembari berpesan kepada masyarakat

Tahun ini, Bupati Sergai juga menyampaikan jika pihaknya telah memberikan kesempatan kepada 200 orang untuk melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang kuliah, dan pada tahun depan, ia menargetkan untuk memberikan kesempatan kepada 400 orang pelajar lainnya.

Dengan kerjasama dan dedikasi kita, Bupati yakin kita dapat mengatasi tantangan-tantangan ini bersama-sama. Terima kasih, dan mari kita lanjutkan perayaan Maulid Nabi ini dengan rasa syukur dan semangat untuk membangun masyarakat yang lebih baik,” akhir sambutannya Darma Wijaya

Sementara itu Edi Resmanto, mengungkapkan jika masjid tempat berlangsungnya acara ini dibangun salah satunya oleh masyarakat suku banjar yang berasal dari Kalimantan. Kebetulan ustadz yang kita undang hari ini yaitu Tuan Guru KH. Fakhruddin Nur yang punya darah Banjar dan berasal dari Kalimantan8 Selatan, bisa dibilang punya keluarga yang berkontribusi dalam berdirinya masjid ini,” ucapnya salah satu Tokoh masyarakat *msa#

Komentar