Forum Wartawan Pemprovsu dan BP2RD Sumut Sosialisasikan Pemutihan PKB di Siantar


inimedan.com-Siantar.

Forum Wartawan unit Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama Badan Pengelolaan Pajak dan Restribusi Daerah (BPPRD) Sumut melakukan sosialisasi terkait program pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) tahun 2022.

“Mari kita manfaati program ini untuk kedepan lebih baik,” kata Widyawati Harahap selaku kepala bidang di BP2RD Sumut didampingi dari Forum Wartawan, Kabid Pengelolaan Informasi Publik (PIP) Kominfo Sumut, Plt Kadis Kominfo Siantar, Johanes Sihombing dan Satlantas Siantar, Rabu (26/10/2022) didepan Balaikota (Kantor Walikota) Pematang Siantar Jalan Merdeka Siantar.

Widya mengimbau agar masyarakat Sumut secara umum dan warga Siantar secara khusus untuk memanfaatkan program pemutihan PKB tahun 2022, yang dimulai 6 September hingga 30 November mendatang.

Sebab mulai tahun 2023, kebijakan penghapusan kendaraan bermotor yang tidak melakukan regristrasi ulang sekurang-kurangnya dua tahun, akan mulai diberlakukan.

Disampaikannya, masyarakat, untuk segera memanfaatkan berbagai keringanan yang diberikan pada program pemutihan pajak tahun ini. Antara lain berupa pembebasan denda PKB, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) ke-II, denda BBNKB ke-II, tunggakan PKB tahun ke-5 dan seterusnya, hingga pembebasan denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) untuk tahun yang lewat.

“Inilah pemutihan, inilah kita buka ruang. Datanglah. Regristarasilah kendaraan anda, dengan adanya keringanan-keringanan yang kami lakukan. Harapannya di tahun depan kalau regulasi itu (pasal 74 UU 22 tahun 2009) sudah berjalan, tidak ada lagi masyarakat, khususnya wajib pajak yang dirugikan atas kepemilikan kendaraan bermotornya,” ajaknya.

Adapun, pelaksanaan sosialisasi berjalan lancar meski ditengah hujan rintik berlangsung di kawasan Kota Pematang Siantar dan sekitarnya pada saat itu, terutama dengan dibantu petugas dari Satlantas Siantar.

Antusias pemilik kenderaan pribadi dan angkutan kota (angkot) yang melintas saat itu, bahkan hal sama disambut para pejalan kaki terutama para mahasiswa yang menyambut baik sosialisasi itu.*di#

Komentar