Kecamatan Medan Labuhan Terancam Terendam

Inimedan.com.
Ribuan Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di daerah se Kecamatan Medan Labuhan mer asa resah. Pasalnya, lokasi tempat tinggalnya terancam terendam banjir. Menyusu rubuhnya dinding beton (lenning) dan rubuhnya benteng Sungai Deli yang ada di Lingkungan II Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan.
Menurut keterangan Ketua Pengembangan Medan Utara, Syaharuddin dan pemuka masyarakat Kelurahan Martubung, Rizal Aziz, Rabu (28/3/2018), bahwa saat ini di sisi kanan Jalan Yos Sudarso Km 15, Medan-Belawan menemukan lenning dinding beton tikungan jembatan Aloha, telah runtuh. Sedangkan tak jauh dari dari jembatan Aloha, benteng sungai yang pernah jebol pada lima tahun lalu, kondisinya juga sudah sangat mengenaskan.
“ Saat ini dinding beton yang pernah dibangun di jembatan Aloha telah runtuh, bahkan tak berapa jauh dari tempat itu, juga telah hancur benteng yang pernah jebol, akibat pembuangan limbah PT agro juga sudah hancur luluh,” ujar Rizal kecewa.
Saharuddin mengharapkan pemerintah Kota Medan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk segera turun melakukan antisipasi terjadinya banjir yang akan merendam sekecamatan Medan Labuhan.
“Kita mengharapkan Pemprovsu dan Pemko Medan segera turun tangan untuk memperbaiki sarana yang rusak ini. Jika tidak pemukiman masyarakat Medan labuhan akan terendam banjir, sebagaimana yang pernahterjadi pada lima tahun silan, dan sangat merugikan masyarakat,” ujar Syahruddin mengingatkan.
Ditempat terpisah ketua Komisi D, DPRD Sumut, Ariwibowo mengatakan akan segera membawa masalah rubuhnya dinding beton dan hancurnya beneteng Sei Deli itu ke Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi D dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera Utara pada awal minggu depan.
“Kita akan tindak lanjuti masalah itu dengan melakukan RDP dengan BWS provsu dan akan membawa masalah ini ke Pemerintah pusat,” ujar Kader Partai Gerindra Sumut ini meyakinkan.

Komentar