oleh

Mahasiswa Nomensen Bentrok, 1 Mobil Ringsek dan Seorang Cedera

INIMEDAN-
Satu unit mobil yang sedang di parkirkan oleh pemiliknya di depan retoran cepat Rusak saji di Jalan Perintis Kemerdekaan persisnya di depan Kampus Nomensen, mengalami rusak berat karena terkena lemparan batu, menyusul terjadinya bentruk antara mahasiswa Fakultas Tehnik Mesin dengan Fakultas Tehnik Sipil Universitas Nomensen, Kamis (17/3) malam.

Selain mengakibatkan rengseknya satu unit mobil, pertikaan antara mahasiswa itu juga mengambilkan korban seorang mahasiswa yang babak belur dipukuli mahasiswa lainnya. “Perkelahian antara mahasiswa dua Fakultas itu yang terjadi secara mendadak itu mengakibatkan seorang cidera,” sebut Manulang, Security Kampus tersebut.
Sementara itu motif dari bentrok antara mahasiswa tersebut masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Selain korban yang babak belur, bersama sejumlah mahasiswa yang mengalami luka-luka diboyong ke RSU Pirngadi Meda untuk menjalani perawatan.
Akibat dari perkelahian itu, guna untuk menghindari imbasnya, pengelola gerai restaurant asal Amerika Serikat yang ada didepan kampus ini pun terpaksa tutup lebih awal.
Seperti keterangan yang diperoleh dari pihak Security Universitas tersebut, begitu mengetahui adanya keributan di dalam kampus, pihaknya kemudian melapor ke Polresta Medan yang tidak jauh dari lokasi kampus, sekaligus meminta bantuan untuk meredakan keributan.
“Kalau soal apa penyebabnya, setahu saya bentrokan tersebut dipicu karena persoalan bermain futsal,” jelas Manulang.
Keributan antara dua kubu mahasiswa itu sempat meluas, dari dalam kampus Nomenssen hingga ke Jalan Perintis Kemerdekaan, persis di depan restaurant KFC. “Bentroknya tadi di situ (pagar kampus) pas di pinggir jalan (Jalan Perintis Kemerdekaan),” kata salah seorang warga yang melintas dilokasi kejadi
Suasana di seputaran kampus Nomenssen semakin mencekam, menyusul setelah salah satu kubu yang bertikai mencoba mundur ke arah Jalan Sutomo. Saat itu perang lemparan batu pun tak terhindarkan.
Tak berselang lama bentrokan, petugas Polresta Medan dan Polsek Medan Timur yang mendapat laporan, langsung turun ke lokasi untuk meredam bentrokan meluas. Sejumlah lokasi yang menjadi tempat berkumpul mahasiswa di seputaran kampus, dibubarkaan polisi.
“Keadaan saat ini sudah kondusif. Kami masih terus memonitor di sejumlah lokasi guna mencegak bentrok susulan,” jelas Iptu Ucox Nugraha Rambe, Kanit Reskrim Polsek Medan Timur. (@)

Komentar

News Feed