Dihipnotis, PNS Disdik Sumut Kehilangan Rp 26 Juta

inimedan.com
Apes nian nasib yang dialami seorang wanita PNS di Dinas Pendidikan Sumut ini. Pasalnya saat Ia hendak naik angkutan kota (angkot), ibu rumah tangga bernama  Miska (40) warga Jalan Lau Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan ini, dihipnotis orang tak dikenal (OTK), Selasa (21/6).

Alhasil, akibat aksi hifnotis itu uang tabungannya sebesar Rp 26 juta pun raib digasak si pelaku. Beberapa saat usai kejadian, korban kemudian membuat laporan ke Polresta Medan, Selasa (21/6).

Dalam laporannya, korban mengaku, dirinya dihipnotis si pelaku saat hendak menumpang angkutan umum di seputaran lapangan Merdeka, Medan.  “Ketika itu saya berangkat dari rumah hendak  ke kantor.  Saya dua kali nyambung, naik angkot di lapangan merdeka,” ucap korban.

Saat hendak menunggu angkot menuju kantornya di Jalan Cik Ditiro, seorang wanita berkulit putih menghampiri korban. “Pundak saya ditepuk, terus dia meminta tolong kepada saya ingin sedekah tapi, uangnya 100 dollar, dia mau saya tukarkan uang saya ke dia,” katanya.

Dalam hitungan detik, usai pundaknya ditepuk, ungkap korban,  dirinya menuruti semua permintaan pelaku. Akhirnya, lanjut  Miska,  dirinya pun langsung diajak ke bank, untuk menukarkan uang 100 dollar.

“Kami naik mobil Toyota Avanza milik pelaku, mencari bank untuk mengambil uang saya agar ditukarkan dengan uang dolar pelaku tadi. Namun, kartu ATM saya ketinggalan, jadi kami pulang ke rumah saya,” sebutnya.

Akhirnya,  pelaku mengantar korban menuju ke kediaman korban di Jalan Lau Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan untuk mengambil ATM dan Buku Tabungan. “Setelah kami ambil, lalu kami ke bank dan mencairkan uang Rp 26 Juta, kemudian uang tersebut saya serahkan kepada  pelaku. Lalu kami pun berpisah, setelah sebelumnya pelaku berjanji akan mentransfer uang 100 dollar Amerika tersebut ke rekening saya,” pungkasnya.

Ternyata, janji pelaku yang akan mentransfer uang ke rekening korban, hanya isapan jempol belaka. Menyadari dirinya menjadi korban penipuan, PNS Disdik Sumut ini lalu melapor ke Polresta Medan.

Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Fahrizal ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait kasus ini. “Laporan korban sudah diterima. Dan saat ini kita masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasusnya,” ujar Fahrizal. [im-01].

 

Komentar