Dikunjungi Erry Nuradi, Rudolf Pardede Meneteskan Air Mata

Peristiwa36 Dilihat

Inimedan.com
Mantan Wakil Gubernur Sumatera Utara Rudolf M Pardede tidak kuasa menahan tangis saat Gubernur Sumatera Utara H T Erry Nuradi berkunjung di kediamannya di Jalan Selamat Riyadi Medan, Kamis (18/8). Mantan Gubernur Sumut Ke-15 ini terkenang dengan Gubsu HT. Rizal Nurdin abang kandung Erry Nuradi.
Kunjungan Erry merupakan rangkaian kegiatan menyambut HUT Ke-71 Republik Indonesia. Rudolf duduk di kursi roda terlihat meneteskan air mata saat berbincang dengan Erry. Berkali-kali dia menepuk-nepuk dan mengelus punggung Erry yang duduk di sampingnya. Rudolf berpesan kepada Erry untuk mengikuti gaya kepemimpinan abangnya Tengku Rizal Nurdin.
“Gimana pun juga kau itu adek Gubernurku (alm. Rizal Nurdin). Aku doakan kau jadi gubernur yang bagus seperti abang mu,” kata Rudolf.
Berulang Erry minta nasihat kepada Rudolf dalam memimpin Sumut. Rudolf tetap tak banyak berkata. “Ikuti saja apa yang dibuat abang kita itu. Sudah bagus semuanya itu. Jujur saya akui, saya pun banyak mengetahui pemerintahan ini dari Pak Rizal,” ujar. Rudolf.
Rudolf mengsiyaratkan salah satu komitmen Rizal Nurdin yang harus diteruskan Erry Nuradi agar berhasil memimpin Sumut adalah sikap toleransi yang tidak membeda-bedakan suku, agama atau ras dalam memimpin. “Bagi Pak Rizal meski pun dia orang Melayu, namun dalam setiap kesempatan beliau selalu mengutarakan bahwa beliau adalah pemimpin bagi semua suku dan agama di Sumatera Utara,” ujar Rudolf. Sikap toleransi itu menurut Rudolf merupakan kekuatan utama Rizal Nurdin memimpin Sumut di masa transisi dari orde baru ke reformasi.
Rudolf yakin Erry mampu memimpin Sumut. Dia mengaku terus mengikuti kiprah Erry Nuradi sejak masih menjabat Bupati Serdang Bedagai dan melihat gaya kepemimpinan Erry memiliki kemiripan dengan Rizal Nurdin. “Kuikutinya perkembanganmu. Jangan marah ku telpon kalau nanti ada yang tidak beres,” ujar Rudolf. ‎Erry kemudian langsung meminta Rudolf untuk tidak sungkan menasehatinya.
Rudolf Pardede menjabat Wakil Gubsu saat HT.Rizal Nurdin menjabat Gubernur Sumatera Utara sejak16 Juni 2003. Rudolf Pardede kemudian menggantikan Rizal Nurdin yang meninggal dunia karena kecelakaan pesawat 5 September 2005.
Usai mengunjungi Rudolf, rombongan mengunjungi kediaman Muhammad TWH di Jalan Darussalam/ Sei Alas No 6 Medan. Di kediaman tokoh pers itu sudah hadir Ketua PWI Sumut H Hermansjah, SE dan H. Roni Simon.
Muhammad TWH antusias bercerita tentang perjuangan pers dalam merebut dan mendukung kemerdekaan Republik Indonesia. Wartawan senior berusia 84 tahun itu masih ingat setiap detil perjuangan terutama saat presiden RI Bung Karno diasingkan Belanda di Berastagi.
Dia juga bercerita tentang peran pemancar gerilya, Radio Rimba Raya yang berlokasi di Ronga-ronga (antara Biureun dan Takengon). Selain menjadi alat penghubung dengan perwakilan RI di luar negeri, juga menjadi media yang terus melawan propaganda Belanda dan membuktikan kepada dunia bahwa Republik Indonesia masih ada. “Radio Rimba Raya mengudara setiap malam dalam enam bahasa,” cerita Muhammad TWH.
Gubernur tampak antusias terutama memperhatikan kumpulan foto, dokumen dan lukisan perjuangan pers koleksi Muhammad TWH. “Ternyata beliau banyak membuat catatan, mengumpulkan tulisan tentang sejarah pers dan sejarah Sumut,” ujar Erry.
Menanggapi usulan museum pers, Erry setuju. “Saya setuju, nanti kita tempatkan di lokasi Gedung Museum Sumut, sehingga nanti ada khusus Museum Pers. Saya minta ini segera direalisasikan,” ujar Erry.
Apabila koleksi ‎ buku, foto dan dokumentasi kalau tidak ditempatkan secara baik bisa terancam hilang. “Kita maksimalkan sehingga nanti ada catatan perjuangan pers dan catatan sejarah perjuangan bangsa khususnya Sumut,” ujarnya.
Gubernur seterusnya menuju kediaman mantan Wakil Gubsu Pieter Sibarani di Kompleks Tasbih Medan. Pieter SIbarani menjabat Wagub tahun 1994-1999 saat Gubernur dijabat H Raja Inal Siregar dan HT.Rizal Nurdin. Kini Pieter Sibarani berusia 78 tahun menderita penyakit parkinson, tidak mampu berjalan lagi. Gubsu menyampaikan agar Sibarani menjaga kesehatan dan tetap mendoakan Provinsi Sumut.(im-01)

Komentar