H. Ngogesa , SH Raih Penghargaan K3

Inimedan.com
Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu SH untuk kelima kalinya secara berturut-turut  meraih penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terbaik nasional tahun 2016 dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Hanif Dhakiri di Jakarta, Rabu (18/5) malam.

Ngogesa mengatakan, sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di wilayah Kabupaten Langkat menjadi perhatian serius pemerintah daerah. ”Keselamatan kerja tidak main-main, menyangkut nyawa manusia. Kita tidak ingin ada warga Langkat saat bekerja di perusahaan ada yang terluka, cacat fisik, bahkan sampai kehilangan nyawanya akibat mengabaikan keselamatan dalam bekerja, setiap tahun jumlah perusahaan yang menerapkan budaya K3 (Zero Accident) di Langkat semakin banyak,” ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, Pemkab Langkat terus berupaya menerapkan sistem K3 sesuai dengan standar minimal yang berlaku di sejumlah perusahaan binaan pemerintah daerah. Menurutnya, penghargaan ini merupakan yang kelima kalinya dalam kapasitasnya sebagai pembina perusahaan daerah.

“Penghargaan ini saya dedikasikan kepada masyarakat Langkat, atas nama pribadi dan pemerintah saya mengucapkan terima kasih dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Langkat yang telah menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja di perusahaannya,” kata Ngogesa didampingi Sekda Langkat H. Indra Salahudin, Staf Ahli Bidang Pembangunanan Eddy Dharma Tarigan, Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Matehsa, Inspektur Langkat H. Amril, Kadisnakertrans Langkat H. T. Syaiful Abdi, Kabag Humas dan Informasi Setdakab. Langkat Rizal Gunawan Gultom.

Ngogesa berharap, penghargaan ini dapat dijadikan semangat dan motivasi bagi perusahaan dan seluruh tenaga kerja di Langkat untuk tetap memperhatikan faktor keselamatan dan kesehatan saat bekerja. Selain itu, Ngogesa meminta penerapan Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tahun-tahun mendatang bukan hanya diterapkan pada perusaahan-perusahaan besar saja, tetapi juga dapat diterapkan pada home industry yang tergabung dalam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sehingga tidak ada warga Langkat yang tidak terlindungi saat bekerja.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertras) Kabupaten Langkat H. T. Syaiful Abdi mengatakan, penghargaan ini merupakan bukti keberhasilan pembinaan ketenagakerjaan di Langkat. Saat ini di Kabupaten Langkat, perusahaan-perusahan yang ada di Langkat masih berkomitmen terhadap keselamatan dan kesehatan kerja para pekerja,

“Dengan komitmen ini, penerapan sistem K3 akan selalu dilaksanakan oleh perusahan dengan pembinaan yang dilakukan oleh Pemkab. Langkat” kata Syaiful.

Syaiful berharap, prestasi ini membawa berkah bagi kemajuan Langkat yang dari tahun ke tahun semakin melaju pesat perkembangan kemajuannya dibawah kepemimpinan Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu SH.

Untuk diketahui, 39 kepala daerah se-Indonesia, baik itu Gubernur, Bupati dan Walikota mendapatkan penghargaan K3 dari Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI tahun 2016 ini, diantara yang menerima penghargaan tersebut, Plt. Gubernur Sumatera Utara H. T. Erry Nuradi, Gubernur Jambi, Gubernur Kalimantan Selatan, Bupati Siak Riau, Walikota Medan, Walikota Tebing Tinggi dan lain-lain.

Disamping itu, kegiatan penyerahan penghargaan K3 juga ditambahkan dengan Launching Safety is My Life (Keselamatan Hidup Saya) yang diikuti oleh seluruh kepala daerah yang menerima penghargaan bersama dengan pimpinan dari 250-an perusahaan yang ada di Indonesia yang juga menerima penghargaan K3 karena menerapkan system K3.

Narasumber kegiatan tersebut berasal dari Kementrian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi RI, dari Launching tersebut dijelaskan bahwa para keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi prioritas bagi perusahaan dan kepala daerah sebagai Pembina, kecelakaan kerja harus terus diminimalisir guna kesejahteraan kehidupan masyarakat, para pekerja diharuskan untuk menjaga keselamatan hidupnya dengan berhati-hati ketika bekerja dan waspada diri ektika bekerja.[im-01]

 

 

Komentar