4014 Personil Poldasu Dilibatkan dalam Ops Ramadhniya

inimedan.com.
Sebanyak 4014 personial Kepolisian dari Polisi Daerah Sumatera Utara ( Poldasu ) beserta jajaran dan didukung instansi terkait akan menggelar Operasi “Ramadniya Toba – 2016” selama 16 hari  dimulai  30 juni – 15 Juli 2016 mendatang.

Seperti yang dijelaskan Kabid Humas Polda Sumut AKBP Rina Sari Ginting, Rabu (22/6) siang melalui Kasubbid Penmas AKBP MP Nainggolan, dalam operasi ini Polda Sumut dan jajaran Satwil mendirikan 96 Pos pengamanan di daerah rawan kecelakaan lalu lintas dan kamtibmas.

“96 Pos pengamanan itu didirikan di 27 daerah satuan wilayah sesuai tingkat kerawanan dan luas daerahnya. Jadi setiap daerah itu jumlah pos pam yang didirikan berbeda-beda, semisal di Langkat hanya ada 3 titik Pos Pam sedangkan untuk Medan ada 13 titik Pos pam. Begitu juga daerah-daerah lainnya, yang pasti 96 pos pam itu tersebar di 27 daerah satuan wilayah,” sebut AKBP MP Nainggolan.

Selain itu AKBP MP Nainggolan juga menyebutkan, di beberapa lokasi rawan di sekitaran Kota Medan pihak kepolisian juga mengefektifkan 11 titik CCTV di ruas untuk memantau kondisi keamanan dan arus lalulintas. Lokasi-lokasi tersebut diantaranya ruas Tol Belawan, Tol H.Anif, Tol Bandar Selamat, Tol Amplas, Tol Mabar, Tol Tanjung Mulia, Tol KM 10,8, Tol KM 19, Tol KM 32, Tol KM 27 dan Tol Tanjung Morawa.
“Bukan hanya di ruas Tol, pantauan CCTV itu juga diefektifkan di 7 titik rawan lain seperti di simpang Jalan Sudirman Medan, Simpang Jalan KL Yos Sudarso Medan, simpang Jalan Jamin Ginting Medan, simpang Jalan Gatot Subroto Medan, Jalan Pandu Medan, kawasan Kampung Lalang dan Jalan Lintas Sumatera Medan-Pakam,” imbuhnya.

Sementara itu, jumlah personel yang dilibatkan dalam operasi tersebut setidaknya mencapai 4016 personil. Jumlah tersebut terdiri dari 588 personil Polda Sumut dan 3428 personil Polres Jajaran. Keterlibatan personel dalam rangka pengamanan Idul Fitri tersebut juga diharapkan dibantu 2088 personil instansi terkait lain.

“Akan turut dibantu juga personel pihak terkait lain diantaranya 430 personil TNI, 260 personil Pemadam, 130 personil PU, 440 personil Satpol PP, 550 personil Dishub, 58 personil Dinkes dan 220 personil Pramuka.

Sedangkan sasaran dan target operasi yang digelar itu menyangkut beberapa hal diantaranya Potensi Gangguan meliputi peningkatan arus lalulintas, kelompok teroris dan perubahan cuaca.

“Untuk lokasi sasaran tentunya pusat-pusat belanja, jalan tol maupun jalan imum. Tempat ibadah, pemukiman warga hingga terminal dan lokasi wisata. Paling tidak lokasi-lokasi keramaian yang padat mobilitas masyarakat,” pungkas Nainggolan. [im-01]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *