Gerebek Rumah Bandar Sabu Polisi Dibacok OknumTNI

INIMEDAN-
Ditengarai sengaja melindungi YD alias Nanang, salah seorang Bandar Sabu. Pratu MSD alias Dede (29) nekat membacok Aiptu Julianto, anggota Opsnal Unit Reskrim Polsek Binjau Utara saat akan menangkap YD di kawasan Jalan Randu, Kota Binjai, Kamis (24/3) sekira pukul 15.15 WIB.
Akibat bacokan MSD alias Dede, anggota TNI yang sedang dalam status disertir itu, Aiptu Julianto mengalami luka robek pada bagian kepalanya.
Mulanya Tim Opsnal Polsek Binjai Utara dipimpin Kanit Reskrim, Iptu Rudi Lapian, bermaksud menangkap terduga bandar sabu, YD, di Jalan Randu, Gang Amal, Lingkungan III, Pasar III Tandem, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, dengan disaksikan Kepala Lingkungan III, Suparno.
YD sendiri merupakan target operasi polisi, berdasarkan hasil pengembangan penyelidikan atas ditangkapnya tersangka pengedar sabu, GN alias Nawan, sehari sebelumnya, Rabu (23/3) malam.
Namun setibanya polisi di kediaman YD, tiba-tiba Pratu MSD datang bersama rekannya SO, mengaku sebagai anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS), dengan mengendarai sepedamotor Yamaha RX King BK 5431 FJ. Seketika itu keduanya berupaya menghalangi upaya penangkapan terhadap YD.
Bahkan Pratu MSD, yang belakangan diketahui disertir anggota Batalyon Infanteri (Yonif) 111/Raider, Karang Baru, Aceh, dan SO, nekat membawa lari YD dari belakang rumah.
Menyikapi situasi itu, Kanit Reskrim Iptu Rudi Lapian berinisiatif menghubungi Dansub Binjai Kota, Unit Intelijen Kodim 0203/Langkat, Serma Edward Zebua, guna melakukan operasi penangkapan gabungan.
Namun ketika rumah tersangka YD hendak digeledah, tidak disangka Pratu MSD kembali datang seorang diri, dengan membawa sebilah celurit dan kayu. Seketika itu, Pratu MSD mengancam, lalu menyerang personel gabungan TNI-Polri.
Akibat penyerangan itu, salah seorang anggota Opsnal Polsek Binjai Utara, yakni Aiptu Julianto, terluka di bagian kepala. Bahkan mobil yang dikendarai polisi ikut ringsek ditabrak sepedamotor pelaku.
Menyadari tindakan tersebut, personel Intelijen Kodim 0203/Langkat, bersama Tim Opsnal Polsek Binjai Utara, sontak memberi peringatan berupa tembakan senjata api ke udara, dan meminta pelaku menyerah.
Namun peringatan itu justru tidak diindahkan oleh Pratu MSD. Alhasil, personel gabungan TNI-Polri segera menyergap dan melumpuhkan Pratu MSD. Setelah tidak berdaya, Pratu MSD kemudian dibawa ke Mapolsek Binjai Utara. Selanjutnya, dengan disaksikan Kapolsek Binjai Utara, Kompol Mijer, Pratu MSD lantas diamankan menuju Kantor Subden POM I/5-2 Kota Binjai.
Bersamaan dengan itu, turut diamankan barang bukti pisau sangkur, celurit, kayu, dan sepedamotor Yamaha RX King BK 5431 FJ.
Sementara untuk mendapatkan perawatan, Aiptu Julianto yang merupakan korban pembacokan, oleh rekan-rekannya diboyong ke rumah sakit. Beruntung luka dialami korban tidak parah. Sesaat setelah dirawat, dia kembali melanjutkan tugas memburu tersangka YD.(im-01)

Komentar