Luhut Bantah KRI Pati Unus-384 Dirudal

Inimedan.com.

Tidak benar KRI Pati Unus-384 tenggelam karena tembakan torpedo seperti yang di isukan. “KRI Pati Unus-384 tenggelam akibat mengalami kebocoran di Pelabuhan Belawan, disebabkan menabrak kapal yang sudah tenggelam disana,” ungkap Menkopolhukam, Luhut .B.Panjaitan.

“KRI Pati Unus-384 yang kecelakaan itu pengadaan dari Jerman Timur. Jadi (kapal) sudah tua kemudian waktu mau merapat di Pelabuhan Belawan, menabrak kapal yang sudah tenggelam disitu,” ujar Luhut di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (1/6/2016).

Luhut menambahkan, tabrakan itu mengakibatkan badan kapal bocor dan dimasuki air laut. “Sehingga badan kapal itu robek dan air masuk. Sekarang dicoba rescue dengan cara pengelasan badan kapal yang robek itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia memastikan tidak ada anggota TNI AL yang mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.

“Jadi, kapal tenggelam bukan karena rudal atau torpedo. Masa karena rudal, tentu tidak bisa diklaim human eror tapi ada kecelakaan. Tidak ada urusan dengan torpedo-torpedoan seperti yang ramai di sosmed. Sayaa sudah tanyakan ke pihak Angkatan Laut,” tandasnya.

Sebelum, beredar sejumlah foto yang menggambarkan KRI Pati Unus-384 yang tenggelam di Pelabuhan Belawan akibat hantaman torpedo di sosial media.

Kemunculan foto tersebut beredar hanya beberapa hari usai penangkapan kapal asal Tiongkok beserta delapan ABK-nya di perairan Kepulauan Natuna.

Penangkapan tersebut dilakukan karena para ABK diduga berniat melakukan illegal fishing di perairan Indonesia.[in/im-01]

Komentar