Nama Indonesia Super League Kemungkinan Diganti

INIMEDAN – PT Liga Indonesia selaku operator Indonesia Super League (ISL), berupaya serius menggulirkan kembali kompetisi sepakbola kasta tertinggi Indonesia.

Salah satu upaya PT Liga dalam persiapan menjalankan kembali ISL, yakni berkoordinasi dengan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Seperti yang diketahui, BOPI punya peran sebagai verifikator klub-klub peserta ISL.

BOPI lewat Sekretaris Jenderal Heru Purnomo, mengakui jika hingga saat ini pihaknya masih memikirkan langkah untuk menjawab surat resmi dari PT Liga.

“Suratnya sudah kami terima dari PT Liga yang dikirim sebelum tahun baru kemarin. Yang jelas, kita akan minta mereka untuk berkoordinasi dulu kepada Tim Transisi,” ujar Heru seperti dilaporkan Viva.co.id

“Isi suratnya soal konfirmasi mau memutar kompetisi mulai bulan Maret sampai November, dengan brand ISL, dan dengan tembusan kepada PSSI,” imbuhnya.

Heru kemudian menjelaskan, pihaknya mengusulkan agar PT Liga mengganti nama ISL dengan nama lain. Alasannya, lantaran status ISL yang masuk produk PSSI, sedangkan nasib induk sepakbola tanah air itu masih dibekukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Ya, kalau usul saya sih ISL itu diganti lah namanya. ISL itu kan produk PSSI, identik dengan PSSI. Sampai saat ini kan PSSI masih dalam pembekuan (Kemenpora), jadi jika mau memutar kompetisi dengan nama ISL, persoalan (pembekuan) harus diselesaikan dulu,” lanjut Heru.

“Yang jelas, kami akan kirim balasan mungkin sore ini, atau paling lambat besok,” tutup Heru.

Wacana kembali digulirkannya ISL memang menjadi harapan banyak pihak di pentas sepakbola tanah air, yang mati suri sejak pembekuan PSSI, dan berujung sanksi FIFA pada Mei 2015. [VNC]

Komentar