PAC PP Stabat dan Karnival Indonesia Indah Berikan Tali Asih kepada Puluhan Yatim Piatu

Stabat – Karnival Indonesia Indah dan Perdana Ria Indonesia, membagikan tali asih kepada puluhan yatim piatu, Rabu (13/9/2023) sore. Kegiatan itu, digelar bersama Pengurus Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC) PP Stabat yang diketuai Riki Sapariza SE di Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Langkat.

 

“Kita sedang melakukan roadshow di Pulau Sumatera. Wahana ini kita mulai dari Kota Medan, lalu ke Riau dan saat ini kita kembali ke Sumatera Utara,” kata pengelola Karnival Indonesia Indah Bambang Medi Ekowanto.

 

Untuk event kali ini, kata pria yang biasa disapa Medi itu, menggelar wahana dengan nama ‘Langkat Festival Ceria 2023’. Harapannya, kegiatan tersebut dapat memberikan hiburan bagi masyarakat di Kota Stabat dan sekitarnya. Selain itu, juga dapat menggerakkan perkonomian bagi warga sekitar, terutama dalam sektor UMKM.

 

“Ini juga kegiatan rutin kita. Dimana, kita selalu menjalankan kegiatan sosial, degan menbagitakn santunan anak yatim piatu berupa pemberian tali asih sebanyak 25 orang. Kita juga memberikan merak bermain di wahana – wahana yang kita miliki, sebagai bentuk rasa syukur kita,” terang Medi.

 

Mantan jurnalis media cetak terbitan Kota Medan itu juga menjelaskan, event tersebut juga menggandeng beberapa organisasi kepemudaan (OKP) yang ada di Kota Stabat. “Semoga kegiatan ini dapat ditiru pengusaha – pengusaha lainnya, yang mengutamakan pesta rakyat dan UMKM,” tandasnya.

 

Ketua PAC PP Kecamatan Stabat Riki Spariza SE sangat mengapresiasi kegiatan positif tersebut. Ia mengaku sangat senang dengan adanya wahana yang turut memberikan warna di Kota Stabat.

 

“Kami sangat sengang dengan adanya event seperti ini. Disamping dapat mengurangi pengangguran, hal ini juga sangan bermanfaat bagi warga sekitar. Kami sangat berterimakasih kepada pengelola, karena kami merasa sangat terhibur,” tutur pria ramah yang kembali dipercaya untuk memimpin PAC PP Stabat periode 2023 – 2026 itu.

 

Dalam kegiatan yang digelar dengan sangat sederhana itu, tampak kegembiraan yang terpancar dari puluhan yatim piatau yang hadir di sana. Mereka diberikan kebebasan bermain wahana yang mereka sukai dengan sepuasnya, secara gratis tanpa dipungut baiya. (Ahmad)

Komentar