Polisi Selidiki Kebenaran Hilangnya Uang Gaji Kepling

Inimedan.com

Hilangnya uang sebanyak Rp 300 juta dari dalam mobil yang sedang di parkir dikawasan Jalan Raden Saleh Medan.Kehilangan uang gaji Kepling Kecamatan Medan Kota itu masih penuh tanda tanya kebenarannya. Berkaitan dengan itu saat ini Penyidik Polrestabes Medan masih menyelidiki kebenarannya.

“Masih kita selidiki kebenaran laporan tersebut,” tegas Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Fahrizal, Senin (21/11).

Dijelaskan, setelah menerima laporan dari korban, pihaknya segera melakukan cek TKP ke lokasi namun saksi di sana menyebutkan tidak melihat ada peristiwa yang dilaporkan korban.

“Jadi pihaknya masih melakukan penyelidikan apakah peristiwa yang dilaporkan ada apa tidak. Masih kita selidiki apalagi mobil yang dipakai tidak ada kerusakan,” jelas Fahrizal.

Datangi Polrestabes

Sementara itu, beberapa orang Kepling dan staf Kantor Camat Medan Kota mendatangi Polrestabes Medan begitu mendapat kabar pelaku pencuri uang gaji kepling sudah ditangkap. ‘Infonya pelaku sudah ditangkap makanya kami kemari mau melihat siapa pelakunya,” jelas salah seorang kepling di Polrestabes Medan.

Rombongan pihak Kec. Medan Kota kemudian menuju ke bagian Reskrim Unit Pidum di lantai 2 gedung Satres Polrestabes Medan. Namun tidak mendapatkan informasi pelaku pencuri uang gaji kepling ditangkap Polrestabes Medan.

Kasat Reskrim Kompol Fahrizal yang di konfirmasi membantah pihaknya mengamankan pelaku pencuri uang gaji kepling. “Siapa yang bilang sudah diamankan. Belum ada,” katanya.

Polrestabes Medan lanjutnya, masih melakukan penyelidikan kasus ini. “Masih diselidiki apakah peristiwa itu ada apa tidak,” katanya.

Seperti diberitakan Rp300  juta milik bendahara kantor camat raib di gondol maling dari dalam mobil saat tengah parkir dikawasan Jl. Raden Saleh. Rencananya, uang tersebut untuk membayar Gajian Kepala Lingkungan ( Kepling ) yang ada di Kec. Medan Kota.

Peristiwa terjadi, Jumat (18/11) siang. Saat itu, Marzuki, bendahara Kantor Camat Medan Kota bersama Kasubbag keuangan mengambil uang di BANK SUMUT Jl.Imam Bonjol.

Sesampainya di Bank Sumut, kasubbag keuangan Kantor Camat  kemudian pergi ke Kantor Walikota. Setelah selesai mengambil uang, bendahara tersebut berniat hendak menjemput kasubbag keuangan tersebut yang sebelumnya janji bertemu di depan Karaoke Nav uang di Jl. Raden Saleh yang jaraknya sekitar 50m dari kantor walikota.

Sambil menunggu kasubbag keuangan datang, bendahara Kantor Camat  tersebut masuk ke salah satu toko untuk buang air kecil dengan meninggalkan mobilnya di parkiran dalam keadaan pintu terkunci.

Setelah selesai buang air kecil, bendahara Kantor Camat tersebut lalu kembali ke parkiran mobilnya dan melihat pintu mobilnya sudah terbuka dan uang sebesar tiga ratus juta sudah tidak ada didalam mobil.

Atas kejadian tersebut, Jumat malam, pihak kecamatan melaporkan kasus kehilangan tersebut ke Polrestabes Medan. Namun hingga Saat ini belum ada keterangan dari pihak Kepolisian.[im-01]

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *