Berbulan-bulan Dianiaya Suami, Istri Melapor ke Polisi

INIMEDAN – Tidak tahan acap kali menerima perlakukan yang tidak wajar seperti pemukulan dan penganiayaan dari sang suami. Nurcahaya (18) ibu muda warga Jalan Jermal VII, Kecamatan Medan Denai didampingi keluarganya melaporkan sang suami, Rudiansyah (24) ke Mapolsek Medan Timur, Sabtu 26 Desember lalu.

“Tolong saya pak polisi, suamiku telah menganiaya dan memukuli ku hingga aku mengalami trauma,” terang Nurcahaya  saat membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Medan Timur.

Nalisma (43) bibi korban menerangkan, Minggu (27/12) peristiwa penganiayaan keponakannya diketahui ketika korban mendatangi rumahnya di Jalan Sentosa Lama, Kecamatan Medan Timur pada Kamis (24/12) malam lalu.

Dimana korban datang dalam kondisi seperti telah dianiaya dan mengalami trauma. “Tadi malam si Nur (panggilan Nurcahaya) datang ke rumahku. Dia diantar seseorang dengan sepeda motor. Pas kami lihat dia seperti orang yang habis dianiaya,”terangnya.

Dikatakan Nalisma, karena curiga melihat kondisi keponakannya itu, lalu ia menanyakan kepada korban tentang kedatangannya. Alangkah terkejutnya, setelah dimintai keterangan korban mengaku telah dianiaya oleh suami selama berbulan-bulan.  

Nalisma, menyebutkan korban dengan pelaku sudah setahun menjadi pasangan suami-istri dengan memilih tinggal di rumah suami di Jalan Jermal VII, Kecamatan Medan Denai.

Di mana selama menjalani hubungan rumah tangga tersebut tidak ada tanda-tanda kekerasan yang dilakukan pelaku terhadap korban.

Wanita paruh baya ini menuturkan, akibat perlakukan pelaku, keponakannya tersebut nyaris lumpuh tidak bisa berjalan. Selain itu, kedua mata korban pun juga rabun dan juga hampir mengalami cacat mental. 

Setelah membuat pengaduan ke Polsek Medan Timur. Ternyata  lokasi penganiayaan di wilayah Polsek Medan Area dan kemudian pihak SPKT Polsek Medan Timur mengarahkan korban untuk membuat pengaduan ke Polsek Medan Area.(@di)  

Komentar